Diskominfo Kukar Pulau Sungai Belayan, Permata Tersembunyi di Muara Ritan

Pulau Sungai Belayan, Permata Tersembunyi di Muara Ritan

7
SHARE
Keterangan foto: Desa Muara Ritan, Kecamatan Tabang bersiap untuk mengoptimalkan potensi wisata alam yang dimiliki. (istimewa)

Mediasiutama.com, Tenggarong – Desa Muara Ritan, yang terletak di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, tengah berbenah diri. Mereka bersiap untuk mengoptimalkan potensi wisata alam yang dimiliki, khususnya pulau kecil yang berada di tengah Sungai Belayan. Dengan dukungan Pemerintahan Desa (Pemdes), desa ini berambisi menjadi destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan.

Aldi Maroni, Kepala Desa Muara Ritan, menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung sektor pariwisata. “Kami akan membentuk kelompok wirausaha dan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) untuk mengaktifkan kembali semangat pemuda kami,” ujar Aldi pada Rabu (27/3/2024).

Ini merupakan langkah strategis, mengingat mayoritas penduduk desa berprofesi sebagai petani kelapa sawit dan pengusaha sarang walet. Desa Muara Ritan memiliki beberapa air terjun yang menawan dan pulau di tengah Sungai Belayan yang unik. Pulau ini, lanjutnya, yang dapat diakses dengan feri atau bahkan dengan berjalan kaki saat sungai surut, menawarkan pengalaman yang seru bagi pengunjung. “Daya tarik utama adalah pulau yang muncul saat musim kemarau, di mana orang-orang berkumpul, berkemah, dan memancing,” jelas Aldi.

Dengan rencana yang matang dan kolaborasi dengan BUMDes, Muara Ritan siap untuk mengukir namanya sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang berarti bagi komunitasnya. Menjelang libur besar, ribuan wisatawan berduyun-duyun ke Muara Ritan, tertarik oleh keindahan alam dan kebudayaan lokal, termasuk suku Dayak Kenyah di desa tetangga Tukung Ritan dan Ritan Baru. Desa Buluk Sen, dengan pegunungannya yang memukau, juga menambah daya tarik wilayah ini. Aldi optimis tentang masa depan pariwisata di desanya.

“Kami bergerak menuju menjadi desa wisata. Kami ingin mengelola potensi ini dengan baik,” tutupnya.

(Adv/Diskominfo Kukar)

Print Friendly, PDF & Email