
Mediasiutama.com, Tenggarong – Sebuah babak baru telah dimulai di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dengan resmi menjadi daerah mitra Ibu Kota Negara (IKN). Dalam pertemuan yang diadakan baru-baru ini, Camat Loa Kulu, Adriansyah, menegaskan kesiapan wilayahnya untuk mendukung pembangunan IKN, terutama melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pengembangan tenaga kerja lokal.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut membahas pendataan UMKM dan tenaga kerja di 15 desa yang berada di bawah naungan Kecamatan Loa Kulu.
“Kami telah menyampaikan data yang komprehensif kepada tim Otorita IKN, dan mereka telah mengkonfirmasi kesiapan kami sebagai mitra IKN,” ujar Adriansyah pada Kamis (25/4/2024).
Dua desa, Jonggon dan Sungai Payang, menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut, mengingat kedekatannya dengan wilayah IKN. “Data UMKM yang telah tercatat di 15 desa telah dikonfirmasi oleh Otorita IKN,” tambah Adriansyah, menekankan pentingnya pembaruan informasi secara berkala untuk memastikan keakuratan data.
Selain UMKM, tim IKN juga menyoroti kebutuhan data tenaga kerja yang mencakup operator, tukang batu, dan tukang kayu. “Data ini sangat penting untuk mendukung program ketenagakerjaan di wilayah IKN,” jelas Adriansyah, menunjukkan komitmen pemerintah kecamatan dalam mendukung pembangunan IKN.
Ia menekankan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Badan Otorita IKN Nusantara untuk menyusun rencana strategis pengembangan wilayah Kecamatan Loa Kulu. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi salah satu fokus, sehingga wilayah ini bisa bersaing dengan para pendatang baru yang akan datang ke IKN Nusantara.
“Kami telah mempersiapkan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di Loa Kulu. Sekarang, kami menantikan petunjuk dari Badan Otorita IKN Nusantara untuk melaksanakan proyek-proyek strategis di wilayah kami,” pungkasnya.
(Adv/Diskominfo Kukar)