August 30, 2025


Mediasiutama, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menyiapkan strategi promosi jangka panjang dengan memanfaatkan dua agenda regional tahun depan, yakni Rakornis Pariwisata se-Kalimantan Timur di Berau dan Jambore Desa Wisata di Kabupaten Paser.

Keterlibatan Kukar dalam Rakornis 2025 yang berlangsung pada Selasa (22/4/2025) menjadi pijakan awal untuk membangun jejaring kerja sama antardaerah sekaligus memperkuat identitas Kukar sebagai daerah tujuan wisata berbasis komunitas dan ekonomi kreatif.

“Rakornis menjadi panggung strategis bagi kami untuk memperkenalkan program unggulan dan potensi yang dimiliki Kukar,” jelas Zikri Umulda, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar beluma lama ini.

Menurutnya, Rakornis bukan sekadar forum koordinasi, tetapi juga momentum menyatukan persepsi pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif secara kolektif.

“Dengan sinergi seperti ini, kita bisa saling belajar, sekaligus menunjukkan identitas masing-masing daerah dalam membangun sektor wisata yang berkelanjutan,” ujarnya menambahkan.

Zikri memastikan, Kukar akan menyiapkan materi promosi yang tidak hanya menonjolkan kekayaan seni dan budaya, tetapi juga subsektor ekonomi kreatif yang kini tengah berkembang, seperti industri kuliner, film pendek, musik lokal, dan seni digital.

“Kami ingin tampil dengan konten yang kuat. Potensi kriya, pertunjukan rakyat, dan kreativitas pemuda di Kukar punya nilai jual yang tinggi,” ucapnya, menggambarkan optimisme Kukar dalam menyambut agenda tahun depan.

Dispar Kukar juga mulai menyusun konsep keterlibatan dalam Jambore Desa Wisata 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Paser. Ajang ini dinilai sangat penting untuk memperkenalkan keberhasilan pembangunan desa wisata di Kukar yang selama ini minim eksposur.

“Kami punya Desa Pela, Desa Kedang Ipil, hingga Desa Enggelam yang memiliki potensi luar biasa. Jambore adalah peluang emas agar mereka dikenal lebih luas,” terang Zikri menjelaskan arah kebijakan pengembangan wisata berbasis desa.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keikutsertaan Kukar dalam forum-forum provinsi bukan sekadar hadir sebagai peserta, tetapi benar-benar membawa misi memperkuat kolaborasi antardaerah.

“Kami ingin bangun kerja sama konkret. Tidak bisa Kukar bergerak sendiri jika ingin maju dalam pariwisata. Harus ada kolaborasi dengan kabupaten lain, termasuk berbagi pengalaman dan sumber daya,” katanya.

Zikri juga menegaskan bahwa Dispar Kukar akan mulai melakukan pendekatan dengan komunitas kreatif dan pelaku desa wisata untuk menyiapkan konten pameran, pertunjukan, dan produk kreatif sejak awal semester 2026.

“Persiapan harus matang. Kami ingin semua pelaku ekonomi kreatif dan pengelola desa wisata terlibat langsung, agar hasilnya terasa dan membawa kebanggaan bagi Kukar,” tuturnya mengakhiri penjelasan.

Dengan mengusung semangat kolaborasi, Kukar berharap dapat tampil lebih maksimal dalam agenda-agenda regional mendatang, sekaligus menjadikan 2026 sebagai tahun kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di tingkat lokal maupun provinsi.

Adv/Dispar Kukar

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *