August 30, 2025


Mediasiutama, KUTAI KARTANEGARA – Masyarakat Kelurahan Bukit Biru kembali menggelar tradisi tahunan Sedekah Bumi sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh sepanjang tahun. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis malam (15/5/2025) di depan lapangan sepak bola kelurahan setempat.

Tradisi budaya tersebut tak hanya menarik perhatian warga, tetapi juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya Dinas Pariwisata Kukar. Kehadiran pemerintah menjadi bukti bahwa pelestarian budaya lokal tetap mendapat tempat di tengah arus modernisasi.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas daerah.

“Malam ini kita menyaksikan wujud syukur masyarakat Bukit Biru lewat Sedekah Bumi,” ucap Arianto usai mengikuti rangkaian acara.

Ia menambahkan bahwa tradisi ini menjadi simbol penghormatan kepada alam dan hasil bumi yang telah memberi kehidupan bagi masyarakat. Dukungan dari pemerintah, kata dia, akan terus diberikan agar nilai-nilai budaya tetap hidup di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya penting secara budaya, tapi juga memperkuat kebersamaan warga. Ini warisan yang harus kita jaga bersama,” ujarnya menjelaskan lebih lanjut.

Arianto juga menyoroti pentingnya sinergi antara masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mendorong agar tradisi semacam ini semakin berkembang dan dikenal luas.

“Perlu kolaborasi lintas sektor agar acara seperti ini tak sekadar perayaan, tapi jadi bagian dari penguatan kearifan lokal Kukar,” tegasnya.

Menurutnya, Sedekah Bumi memiliki nilai filosofis yang mendalam. Tak hanya menjadi ritual syukur, tetapi juga menjadi ruang pemersatu berbagai latar belakang masyarakat.

“Ini mencerminkan keberagaman yang harmonis, meski berasal dari budaya Jawa, tapi semua warga dari suku lain pun ikut berpartisipasi,” tambahnya.

Tradisi ini memang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bukit Biru. Bahkan, acara ini disebut mampu memperkuat rasa gotong royong dan solidaritas antarwarga.

Plt Lurah Bukit Biru, Seri Herlinawati, juga turut menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warganya dalam menjaga warisan leluhur ini.

“Kami bangga karena warga masih melestarikan Sedekah Bumi. Ini bukan sekadar budaya, tapi wujud kearifan lokal yang mengajarkan kebersamaan,” ucap Seri dengan penuh semangat.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur kepada Tuhan, tetapi juga menjadi sarana menjalin silaturahmi antarwarga dalam suasana yang penuh kehangatan.

“Di tengah arus modernisasi, pelestarian budaya seperti ini sangat penting agar generasi muda tidak tercerabut dari akar budayanya,” ujarnya menjelaskan lebih lanjut.

Ia pun mengapresiasi dukungan Dinas Pariwisata Kukar yang hadir dan memberikan semangat kepada warga serta bentuk kolaborasi lainnya yang turut menyukseskan acara tersebut.

“Kolaborasi seperti ini harus terus dijaga agar tradisi seperti Sedekah Bumi bisa semakin berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas,” tegas Seri.

Ia menutup pernyataannya dengan menyampaikan bahwa tradisi ini bukan hanya milik satu golongan, melainkan menjadi simbol kebersamaan seluruh warga Bukit Biru.

“Inilah keunikan kami, meskipun berbeda-beda, namun tetap bersatu dalam rasa syukur dan semangat menjaga budaya,” pungkasnya.

Adv/Dispar Kukar

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *