August 30, 2025


Mediasiutama, Kukar – Meski tengah menghadapi tekanan efisiensi anggaran di berbagai sektor pemerintahan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pembangunan wahana water boom di Pulau Kumala tetap berjalan sesuai rencana. Proyek yang menjadi ikon baru pengembangan destinasi wisata ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisata dan menggerakkan roda perekonomian lokal.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, menyatakan bahwa water boom menjadi salah satu prioritas utama yang harus diselesaikan.

“Walaupun ada pengurangan anggaran akibat refocusing, kami optimistis pembangunan ini bisa rampung sesuai target. Saat ini progresnya sudah mencapai 70 persen, tinggal menyelesaikan tahap akhir,” ungkap Arianto saat ditemui di kantornya.

Menurutnya, water boom bukan sekadar wahana hiburan air biasa, melainkan bagian dari transformasi Pulau Kumala menjadi destinasi terpadu dengan konsep ramah keluarga dan lingkungan.

“Selain wahana air, kami juga sedang menata kawasan sekitarnya dengan jalur pedestrian, taman tematik, dan fasilitas penunjang agar pengunjung merasa nyaman dan betah berlama-lama,” tambahnya.

Dampak pembangunan water boom ini diharapkan tidak hanya sekedar menambah fasilitas rekreasi, tapi juga mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat lokal. Arianto menjelaskan bahwa sekitar lokasi terdapat peluang besar bagi pelaku usaha kecil menengah (UMKM) untuk memasarkan produk kuliner khas, kerajinan tangan, serta jasa pariwisata lainnya.

“Kami berkomitmen melibatkan masyarakat setempat dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi ini. Dengan begitu, keberlanjutan ekonomi dan sosial bisa terjaga, tidak hanya wisatawan yang menikmati tapi juga warga sekitar mendapatkan manfaat,” tegasnya.

Dalam hal pengawasan pembangunan, Dispar Kukar telah memperkuat mekanisme kontrol agar setiap proses konstruksi berjalan sesuai standar kualitas dan waktu.

“Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala yang berarti. Kami tidak ingin proyek ini mandek atau kualitasnya menurun,” jelas Arianto.

Selain itu, pihak Dinas Pariwisata juga sedang menyiapkan strategi promosi terpadu yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pelaku pariwisata, hingga komunitas lokal. Harapannya, water boom Pulau Kumala dapat menjadi magnet wisata baru yang mampu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami optimis, dengan perpaduan wahana modern dan keindahan alam Pulau Kumala, destinasi ini akan semakin diminati dan membawa manfaat besar bagi Kukar,” pungkas Arianto.

Dengan semangat menjaga pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan anggaran, proyek water boom ini menjadi simbol nyata bahwa Kukar tetap berkomitmen memajukan pariwisata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Adv/Dispar Kukar

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *