August 30, 2025


Mediasiutama, Kutai Kartanegara – Kegiatan akbar Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) 2025 dipastikan akan kembali digelar dan menjanjikan kemeriahan yang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

Agenda tahunan ini akan berlangsung pada 19 hingga 23 Juli 2025 mendatang dan melibatkan lebih banyak peserta dari dalam maupun luar daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengungkapkan bahwa even tersebut akan menjadi wadah besar untuk menampilkan ragam kekayaan budaya dari berbagai penjuru nusantara.

“Tahun ini ada 8 provinsi, 20 kecamatan di Kukar, 15 kelompok seni lokal, dan 12 paguyuban budaya yang akan berpartisipasi,” jelas Ivan saat ditemui belum lama ini.

Dijelaskannya, partisipasi dari luar daerah mencakup Kota Pangkal Pinang, Kota Bogor, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Bengkulu, Mamuju, Kabupaten Manggarai Barat, hingga Kalimantan Barat.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, KFBN 2025 tidak lagi sepenuhnya dikelola internal oleh Dispar Kukar. Tahun ini, pelaksanaannya akan melibatkan Event Organizer (EO) lokal sebagai bentuk pemberdayaan pelaku industri kreatif di daerah.

“Kita gandeng EO lokal yang sudah dibina oleh berbagai instansi dan pelaku industri pariwisata. Mereka akan berperan besar dalam penyelenggaraan acara nanti,” tutur Ivan.

Menurutnya, pelibatan pihak lokal ini juga menjadi upaya konkret untuk memastikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.

“Contohnya, hotel-hotel bisa mendapat tamu dari peserta luar daerah, EO lokal dapat proyek nyata, dan UMKM bisa jualan selama acara berlangsung,” tambahnya.

Mengenai biaya pelaksanaan, Ivan menjelaskan bahwa panitia sudah menyiapkan skema yang mengatur tanggung jawab masing-masing peserta, baik dari luar daerah maupun perwakilan kecamatan di Kukar.

“Untuk peserta dari luar daerah, biaya transportasi ditanggung masing-masing. Tapi setelah tiba di Kukar, akomodasi, konsumsi, dan transportasi lokal akan disediakan panitia,” jelasnya lebih lanjut.

Hal yang sama juga berlaku untuk peserta dari 20 kecamatan, di mana transportasi dari kecamatan ditanggung sendiri, namun fasilitas selama di Tenggarong akan disiapkan panitia.

Selain itu, berbagai vendor lokal akan dilibatkan dalam penyediaan keperluan teknis seperti panggung, produksi, sistem suara, dan perlengkapan pendukung lainnya.

“Langkah ini adalah bentuk komitmen Dispar Kukar untuk mendorong geliat ekonomi lokal, terutama sektor UMKM dan jasa kreatif,” ujarnya.

Ivan menyebutkan bahwa KFBN bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga sarana promosi seni dan pariwisata Kukar secara luas, sekaligus penggerak nyata sektor ekonomi kreatif.

“Harapan kami even ini menjadi momentum kebangkitan pelaku industri lokal dan promosi budaya Kukar ke tingkat nasional,” katanya dengan optimis.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, KFBN 2025 diharapkan tidak hanya menjadi tontonan budaya yang dinanti, namun juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Mari kita sukseskan bersama KFBN 2025 sebagai ajang tahunan kebanggaan masyarakat Kukar,” tutup Ivan penuh semangat.

Adv/Dispar Kukar

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *