August 30, 2025


Mediasiutama, Kukar — Festival Nasi Bekepor ke-6 yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Universitas Kutai Kartanegara resmi dibuka oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, Arianto, pada Senin (16/6/2025) di halaman Kampus Unikarta Tenggarong.

Arianto menyampaikan harapan agar pelajar tingkat SMP dan SMA bisa diikutsertakan dalam agenda budaya ini, demi mendekatkan generasi muda kepada warisan lokal yang harus dilestarikan.

“Semoga ke depannya bisa adik-adik kita perwakilan di tingkat SMP dan SMA bisa diundang ke acara ini,” ucapnya memberi masukan.

Ia menambahkan, pelibatan pelajar bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai peserta aktif yang turut terlibat langsung dalam proses pengolahan kuliner tradisional khas Kutai Kartanegara tersebut.

“Jadi mereka tidak hanya membaca dan tidak hanya mendengar budaya nasi bekepor ini, tapi langsung bisa menyaksikan, dan bisa diberikan kesempatan untuk bisa bersama-sama mengolah nasi bekepor,” ungkapnya penuh harap.

Arianto menjelaskan bahwa salah satu inti dari kegiatan budaya seperti ini adalah memberi edukasi dan pemahaman langsung tentang kekayaan daerah kepada masyarakat, khususnya para pelajar.

“Karena salah satu esensi dalam acara ini adalah untuk memberikan edukasi kepada seluruh warga Kutai Kartanegara, termasuk para siswa siswi SMP dan SMA,” tuturnya menekankan.

Menurutnya, pelajaran tentang budaya dan bahasa lokal yang sudah diajarkan di sekolah akan semakin efektif apabila pelajar melihat langsung praktik budaya itu dalam kehidupan nyata.

“Mungkin nanti akan dijelaskan bagaimana di Kutai Kartanegara itu ada kuliner nasi bekepor, mereka bisa melihat nasi bekepor ini seperti apa, prosesnya seperti apa, dan rasanya seperti apa, ini yang kami maksud,” jelas Arianto.

Ia menilai momentum festival kuliner ini sebagai peluang emas untuk memperkenalkan nilai-nilai tradisional kepada generasi muda dengan cara yang menarik, kreatif, dan partisipatif.

“Kami melihat momen yang tepat pada kegiatan ini untuk memperkenalkan tradisi budaya kita kepada adik-adik kita siswa-siswi di tingkat SMP dan SMA, bisa kita undang untuk acara ini,” tambahnya lagi.

Lebih jauh, ia menyebut kegiatan seperti Festival Nasi Bekepor sangat potensial untuk menjadi agenda tahunan yang lebih besar jika dikemas dengan baik dan melibatkan berbagai kalangan, termasuk pelajar, komunitas budaya, dan pelaku UMKM kuliner.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi besar, karena ini adalah salah satu sarana kita untuk melestarikan budaya kita di Kutai Kartanegara, khususnya nasi bekepor,” harapnya.

Sebagai penutup, Arianto menegaskan bahwa Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara siap mendukung keberlanjutan kegiatan ini di masa mendatang sebagai bagian dari upaya pelestarian kearifan lokal.

“Kami di Dispar Kukar selalu siap mendukung untuk pelaksanaan kegiatan ini di masa mendatang,” tandasnya optimistis.

Adv/Dispar Kukar

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *