August 30, 2025


Mediasiutama, KUTAI KARTANEGARA – Festival Kota Bangun (KOBAFEST) edisi kedua resmi dibuka pada Senin (23/6/2025) malam di bekas lapangan pesawat, Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun.

Pembukaan KOBAFEST 2025 yang digelar selama tiga hari dari 23 hingga 25 Juni ini berlangsung meriah dan disambut antusias ribuan masyarakat. Acara ini dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Arianto, jajaran Forkopimcam Kota Bangun, serta Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda.

Arianto mengatakan bahwa penyelenggaraan KOBAFEST merupakan bagian dari program besar “Kukar Kaya Festival” yang mendukung pengembangan seni, budaya, dan ekonomi kreatif di setiap kecamatan.

“Tadi malam kita laksanakan pembukaan KOBAFEST season 2. Ini tahun kedua digelar, sesuai program Kukar Kaya Festival,” ucap Arianto.

Ia menjelaskan bahwa event ini menjadi ruang ekspresi bagi komunitas kreatif dan seniman lokal, terutama dari wilayah Kecamatan Kota Bangun.

“Kami mendukung penuh pelaksanaannya, termasuk soal pendanaan melalui program Kukar Kaya Festival,” tambahnya dengan mantap.

Festival ini menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, mulai dari musik daerah, tari tradisional hingga penampilan modern dari para pelaku kreatif lokal. Pelaksanaan seluruh rangkaian acara dibantu komunitas ekonomi kreatif Kota Bangun bersama panitia setempat.

Arianto menegaskan bahwa KOBAFEST juga menjadi sarana untuk menampilkan bakat-bakat seni dari kecamatan lain yang berdekatan seperti Muara Wis, Muara Muntai, Kenohan, hingga Kembang Janggut.

“Kita fasilitasi para talenta lokal agar bisa tampil dan menunjukkan kemampuan mereka di bidang kesenian, budaya, hingga musik,” jelasnya.

Tidak hanya itu, festival ini juga membuka peluang besar bagi pelaku UMKM lokal. Dinas Pariwisata Kukar menyediakan ruang khusus bagi para pedagang untuk menjajakan produknya selama acara berlangsung.

“Kita ingin selain menikmati hiburan, pengunjung juga bisa berbelanja. Ini tentu akan memutar roda ekonomi lokal,” jelas Arianto.

Ia berharap KOBAFEST mampu memberikan dampak ganda, tidak hanya pada pelestarian seni budaya, tapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat kegiatan ekonomi.

“Seperti arahan pimpinan kami, Kukar harus sejahtera dan bahagia. Salah satunya lewat event seperti ini,” katanya.

Arianto menyebutkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan dan dampak dari penyelenggaraan festival yang digelar di berbagai kecamatan di Kukar.

“Event seperti ini harus memberi efek positif, baik untuk pelaku seni maupun masyarakat secara ekonomi,” pungkasnya.

Dengan kemeriahan KOBAFEST 2025, harapan besar tertuju pada keberlanjutan event ini di tahun-tahun mendatang sebagai agenda tetap yang membanggakan bagi warga Kukar, khususnya Kecamatan Kota Bangun.

Adv/Dispar Kukar

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *