
Catatan Rizal Effendi
Mediasiutama.com, GUBERNUR Kalsel H Muhidin lagi di Balikpapan. Iamenyempatkan bedapat beberapa tokoh bubuhan Banjar Balikpapan. Acara berlangsung di kediaman Ketua KerukunanBubuhan Banjar Kaltim (KBBKT) Balikpapan H Redy Asmaradi kompleks perumahan Balikpapan Baru (BB), Selasa kemarin.
“Kehormatan besar kami dikunjungi Gubernur Kalsel Bapak H Muhidin,” ujar H Redy. Saya ikut mendampingi bersama H Norman, mantan kepala Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Balikpapan. Ada juga Ibu Titis, sekretaris KBBKT dan IbuErnawati, mantan Kadisdik. Datang juga bubuhan Banjar dariSamarinda.
Pak Gubernur dijamu H Redy. Mulai tari jepen ampar-amparpisang dari sanggar tari “Jali-Jali” Yatim sampai suguhan wadaiamparan tatak pisang dan sunduk lawang. Lalu makan iwakpatin bebanam dan gangan waluh. Terakhir disajikan udangwindu ganal yang digoreng. Pendeknya nyaman banar.
Ada yang betakun jenis makanan apa yang namanya “sunduklawang?” Ada juga yang menyebutnya pupudak. Ini wadaikhasBanjar. Sunduk lawang artinya palang pintu. Karena bentuknyayang bulat panjang seperti palang pintu zaman dulu.
Sunduk lawang dibuat dari tepung beras dan kanji, santan, gulamerah serta daun pandan. Lalu dibungkus dengan daun pisangseperti kue lempar. Ukurannya lebih kecil tapi lebih panjang.Cita rasanya sangat nyaman.
Gubernur Muhidin datang didampingi anak ketiganya H NurRahman. H Redy yang menyambut juga didampingi putranya,Gesa Nugraha. Kebetulan Nur Rahman dan Gesa berteman. Sama-sama pecinta otomotif dan pemotor offroad.
H Redy juga masih aktif ikut offroad. Karena itu dia punyakoleksi ratusan motor dan mobil yang sebagian besar dia pakaioffroad. “Ini yang saya kalah dengan beliau,” kata GubernurMuhidin menunjuk H Redy sambil meninjau koleksi motor danmobil yang dimiliki H Redy.
Di situ juga dibangun H Redy guest house tiga tingkat yang dibangun dari kontainer. “Kalau bubuhan dari Banjar kedadadapat hotel, menginap di sini aja, gratis,” ujar H Redy menjelaskan kepada gubernur.
H Redy dikenal sebagai pengusaha batu bara. Dia sudah puluhantahun bekerja sama dengan PT Singlurus, perusahaan tambangdari Thailand. Saya pernah diajaknya ke Bangkok menemui BosSinglurus sambil main golf di sana.
Di sela-sela kegiatan menambang, H Redy juga lagi asyikberkebun. Ada lahannya sekitar 100 hektare di kawasanSamboja-Handil yang ditanami berbagai macam buah-buahanterutama durian. Orang Banjar Kalua yang satu ini dulu memangtinggal di sana.
DARI GURU OLAHRAGA
Gubernur Muhidin di Balikpapan bersama istrinya, Hj FathulJannah untuk menghadiri puncak peringatan HUT Dekranas. Selain itu bersama Forkompimda Kalsel mengunjungi lokasi IbuKota Nusantara (IKN) dan audiensi ke Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha
Orang tak mengira Gubernur Muhidin awalnya adalah guru olahraga. Dia lulusan Sekolah Guru Olahraga (SGO), yang sekarang sudah dihapuskan. Dari sana kemudian dia aktif di dunia politik sampai terpilih menjadi anggota DPRD Tapin2004-2009. Lanjut ke DPRD Kalsel 2009-2010.
Lelaki kelahiran Binuang 6 Mei 1958 ini mundur dari anggotaDPRD Kalsel karena ikut Pilwali. Lalu terpilih jadi Wali Kota Banjarmasin 2010-2015. Persis sama dengan saya ketika terpilihjadi Wali Kota Balikpapan periode pertama. Saya lanjut keperiode kedua, sedang Muhidin meningkat ikut Pilgub. Sayangnya waktu itu dia kalah.
Pada Pilgub Kalsel 2020 dia mendampingi Sahbirin Noor danmenang. Di akhir masa jabatan, Sahbirin mundur sehingga diasempat menjadi Gubernur Kalsel selama 3 bulan. “Saya satu-satunya gubernur yang dilantik sendirian oleh Presiden Jokowidi Istana,” katanya bercerita.
Pada Pilgub serentak 2024 dia maju lagi berpasangan denganHasnuryadi dan menang. “Sekarang saya resmi jadi gubernurhasil Pilkada. Tapi masih dihitung sekali karena yang sebelumnya hanya 3 bulan saja,” jelasnya. Dia sempat memujipengusaha H Isam yang komit memberikan dukungankepadanya.
Gubernur meminta bubuhan Banjar di banua orang terutamaBalikpapan dan Kaltim kompak. Sehingga mempunyai kekuatanuntuk juga menunjukkan kemampuannya dalam kepemimpinanpolitik dan pembangunan.
Menurut Muhidin, tokoh-tokoh Banjar yang ada di benua orang sebaiknya ada di berbagai partai sehingga kita mempunyai wakil di mana-mana. Secara khusus dia menganjurkan putra H Redyjuga terjun ke dunia politik untuk ikut mewarnai. H Redysebelumnya adalah Ketua Nasdem Balikpapan.
Gubernur Muhidin merencanakan menyempurnakan organisasiKerukunan Bubuhan Banjar (KKB) yang sudah ada terutama di tingkat pusat yang berkedudukan di Banjar. Maunya dia,Gubernur Kalsel berikut Wagub dan Sekda menjadi pimpinan ex officio KBB Pusat. Sehingga siapapun yang menjadi gubernurotomatis memimpin KKB. “Sekaligus untuk memudahkanPemda Kalsel memberikan bantuan,” ucapnya.
Kepada Gubernur Muhidin, saya sempat mengusulkan agar digelar Malam Budaya Banjar di Kaltim dengan mengirim timkesenian dari Kalsel. Selain itu Kalsel juga harus tetap menjadilumbung pangan termasuk buah-buahan yang potensial bagiKaltim. Saya senang sekali bisa bertemu Gubernur Muhidin. Kebetulan kelahiran di tahun yang sama. “Saya masih greng,” kata Muhidin tersenyum.(*)