August 30, 2025


Mediasiutama, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Pela di Kecamatan Kota Bangun mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026 mendatang.

Persiapan ini dilakukan setelah adanya undangan dari Kementerian Desa, meskipun keikutsertaan Desa Pela belum ditetapkan secara resmi. Namun peluangnya dinilai cukup besar berdasarkan hasil lomba sebelumnya.

“Tahun lalu kita meraih juara lima, dan sesuai aturan, yang tidak boleh ikut lagi hanya juara satu sampai tiga. Jadi kita masih berhak ikut. Saat ini masih tahap diskusi internal, kemungkinan besar kita akan ikut,” ujar Ketua Pokdarwis Desa Pela, Alimin belum lama ini.

Selain LDWN, Desa Pela juga menjadi bagian dari program UN Tourism Upgrade sejak tahun 2024. Tim juri internasional bahkan telah menilai langsung desa ini. Tahun 2025 diproyeksikan sebagai masa perbaikan sebelum kembali diajukan sebagai nominasi Best Tourism Village (BTV) mewakili Indonesia bersama Desa Taro di Bali dan Desa Bilabante di NTB.

“Banyak yang mengira otomatis lolos ke tingkat dunia, padahal prosesnya panjang. Tahun 2025 ini fokus pada pembenahan. Tahun 2026 nanti kita akan kembali diusulkan oleh Kementerian Pariwisata,” jelas Alimin mengenai tahapan proses internasional itu.

Ia juga mengatakan bahwa secara teknis Desa Pela sudah siap mengikuti proses seleksi pada tahun ini, tetapi saran dari Kementerian Pariwisata menyarankan agar fokus diarahkan pada BTV 2026 agar hasilnya bisa lebih maksimal.

“Kami juga tengah mengajukan penambahan sarana dan prasarana ke Dinas Pariwisata Provinsi. Beberapa fasilitas yang menunjang aktivitas pariwisata masih perlu ditingkatkan,” tambah Alimin yang juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Pada tahun 2024 lalu, Desa Pela telah menerima bantuan berupa 18 unit longboat yang digunakan sebagai transportasi wisata. Armada tersebut dibagi untuk tiga danau, dan Desa Pela menjadi yang pertama menerima bantuan, yang kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan wisata di saat kunjungan wisatawan meningkat.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M. Ridha Fatrianta, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh seluruh proses persiapan Desa Pela menjelang LDWN 2026.

“Tahun ini kami fokus membantu melengkapi kekurangan berdasarkan hasil asesmen program Upgrade BTV. Harapannya, 2026 Desa Pela bisa ikut serta dan berhasil meraih nominasi,” ujar Ridha, menjelaskan rencana dukungan konkret dari pihaknya.

Ridha juga menekankan bahwa secara isi, Desa Pela sebenarnya sudah cukup memenuhi syarat untuk ikut serta dalam lomba nasional tersebut. Namun masih ada beberapa aspek yang perlu dipoles, terutama yang bersifat administratif dan teknis.

“Berdasarkan masukan tim konsultan, lebih baik persiapan difokuskan untuk LDWN tahun 2026 agar lebih matang dan peluang menang semakin besar,” pungkasnya optimis.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, serta pengalaman mengikuti lomba di tahun sebelumnya, Desa Pela terus memperkuat diri agar mampu tampil maksimal dan menjadi perwakilan yang membanggakan di tingkat nasional, bahkan internasional.

Adv/Dispar Kukar

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *