August 30, 2025


Mediasiutama, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara menyampaikan apresiasi atas lahirnya Program ke-8: Penguatan Penggiat Seni dan Budaya Daerah, yang merupakan bagian dari visi besar Kukar Idaman Terbaik.

Program ini dianggap sebagai langkah nyata dan strategis dalam upaya pelestarian serta pengembangan seni budaya lokal, sekaligus mendukung kemajuan pariwisata berbasis kearifan lokal di wilayah Kukar.

Pelaksana Tugas Kepala Dispar Kukar, Arianto, menilai inisiatif pemerintah daerah melalui program ini sebagai bentuk keberpihakan terhadap pelaku seni dan budaya yang selama ini berkontribusi dalam membentuk identitas daerah.

“Saat program ini disampaikan ke Bupati, kami langsung menyambut dengan baik karena sejalan dengan arah pembangunan pariwisata Kukar,” ujar Arianto belum lama ini.

Ia menambahkan, sektor seni dan budaya memiliki potensi besar jika dikembangkan secara terarah dan terstruktur, khususnya dalam meningkatkan daya tarik wisata dan ekonomi kreatif masyarakat.

Melalui program ini, para penggiat seni akan mendapatkan berbagai bentuk dukungan mulai dari pembinaan sanggar, penyediaan fasilitas, legalitas kelembagaan, hingga promosi dan peningkatan kualitas SDM.

“Program ini sangat relevan dengan upaya kami di dinas, karena tidak hanya melestarikan budaya, tapi juga memberi ruang tumbuh bagi pelaku seni lokal,” jelas Arianto.

Dispar Kukar juga menyoroti integrasi program ini dengan pengembangan destinasi wisata, seperti rencana re-visioning Pulau Kumala menjadi kawasan seni, budaya, dan kuliner nusantara.

Ia menyebutkan bahwa Pulau Kumala akan difungsikan kembali secara optimal sebagai etalase budaya Kukar, sekaligus mendukung Tenggarong sebagai pusat sejarah dan budaya di Kalimantan Timur.

Arianto menyatakan dukungannya terhadap langkah strategis membangun pusat seni dan budaya di setiap kecamatan, karena dinilai mampu memicu aktivitas budaya secara merata di wilayah Kukar.

Meski begitu, ia menekankan pentingnya pelaksanaan program berbasis konsep dan arahan yang jelas agar pengembangan seni budaya berjalan sesuai harapan.

“Karena seni budaya ini sangat luas dan fleksibel, maka perlu ada petunjuk teknis sebagai panduan pelaksanaan agar tidak melenceng dari tujuan utama,” ucapnya.

Menurutnya, ruang untuk inovasi dan kreativitas dari masyarakat tetap harus terbuka, namun tetap dalam bingkai regulasi dan strategi pembangunan daerah.

“Seni dan budaya ini bukan hanya soal pertunjukan, tapi potensi ekonomi yang bisa dimaksimalkan jika dikelola dengan baik,” kata Arianto dengan penuh keyakinan.

Ia berharap, dengan adanya program Kukar Idaman Terbaik, pelaku seni di Kukar semakin bergairah untuk terus berkarya dan ikut serta dalam pembangunan pariwisata daerah yang berkelanjutan.

“Dengan dukungan semua pihak dan konsep yang matang, saya yakin Kukar bisa menjadi pusat budaya unggulan di Kalimantan Timur,” tutup Arianto.

Adv/Dispar Kukar

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *