August 30, 2025

Mediasiutama.com, KUTAI KARTANEGARA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara akan melaksanakan Operasi Patuh Mahakam 2025 selama 14 hari, mulai Senin (14/7/2025) hingga Minggu (27/7/2025). Operasi ini merupakan agenda rutin kepolisian yang bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Kukar.

Operasi tahunan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas masyarakat serta menekan angka kecelakaan di jalan raya yang masih cukup tinggi di wilayah hukum Polres Kukar.

Kasat Lantas Polres Kutai Kartanegara, AKP Ahmad Fandoli, menyampaikan bahwa apel pelaksanaan akan digelar pada hari pertama kegiatan sebelum para personel dikerahkan untuk bertugas.

“Operasi Patuh Mahakam 2025 akan berlangsung selama dua minggu, dari tanggal 14 hingga 27 Juli,” ujar AKP Ahmad Fandoli pada Sabtu (12/7/2025).

Dalam pelaksanaannya, terdapat tujuh jenis pelanggaran yang menjadi fokus utama penindakan oleh petugas kepolisian di lapangan.

Tujuh prioritas tersebut meliputi pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi yang masih di bawah umur, serta pelanggaran berupa berboncengan lebih dari satu orang.

Selain itu, pengendara motor yang tidak memakai helm Standar Nasional Indonesia (SNI), serta pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman juga termasuk dalam kategori pelanggaran yang akan ditindak.

“Kami juga fokus terhadap pelanggaran seperti pengemudi dalam pengaruh alkohol, pengendara yang melawan arus, serta yang melebihi batas kecepatan,” jelas Fandoli yang mengenakan tiga balok di pundaknya.

Namun, khusus untuk pelanggaran kendaraan bermuatan lebih atau over dimensi dan over loading (ODOL), Fandoli menyebutkan bahwa tindakan penegakan hukum belum dilakukan secara langsung.

“Saat ini kami masih pada tahap sosialisasi terhadap pelanggaran ODOL. Edukasi diberikan lebih dulu kepada para sopir dan pemilik kendaraan angkutan,” ucapnya menjelaskan kebijakan saat ini.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tidak menunggu adanya operasi untuk mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku.

“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi juga seluruh pengguna jalan. Jangan menunggu ditilang baru tertib,” tegasnya memberikan pesan.

Menurutnya, Operasi Patuh Mahakam 2025 diharapkan mampu menciptakan efek jera terhadap pelanggar lalu lintas, sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib dalam berkendara.

“Tujuan utama kami adalah untuk mengurangi jumlah pelanggaran dan kecelakaan, serta menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih aman dan tertib bagi semua kalangan,” tutup Fandoli.(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *