August 30, 2025


Mediasiutama, TENGGARONG – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat strategi promosi pariwisata daerah dengan menjalin kerja sama bersama Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).

Sinergi ini difokuskan pada penyusunan konten promosi berbasis pengalaman langsung wisatawan yang kemudian dikemas dalam bentuk digital untuk menjangkau lebih luas.

Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ahmad Ivan, menyebutkan bahwa kolaborasi ini bukan hanya soal pemasaran, tetapi juga upaya untuk meningkatkan ketertarikan kunjungan melalui kisah perjalanan yang autentik dan menyentuh.

“Strategi ini menitikberatkan pada konten yang memiliki nilai keaslian dari pengalaman para wisatawan,” ujar Ivan saat diwawancarai Rabu (11/6/2025).

Ia menjelaskan, para pramuwisata dari HPI dilibatkan langsung dalam mendampingi wisatawan yang datang ke Kukar, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, saat menjelajah beragam destinasi yang ada.

“Setiap perjalanan didokumentasikan secara menyeluruh, mulai dari kedatangan di bandara, proses check-in penginapan, hingga aktivitas saat menjelajah tempat wisata,” jelasnya lebih lanjut.

Dokumentasi tersebut, menurut Ivan, sangat penting untuk memberikan gambaran nyata kepada masyarakat terkait pengalaman berwisata di Kukar, termasuk gambaran kondisi objek wisata, rute perjalanan, serta estimasi biaya yang dibutuhkan.

Ia juga mengungkapkan bahwa data hasil dokumentasi itu akan menjadi tolok ukur dalam mengidentifikasi minat wisatawan terhadap jenis wisata yang diminati, apakah itu wisata alam, sejarah, budaya, ataupun petualangan.

“Informasi ini nantinya dapat digunakan sebagai dasar dalam merancang strategi promosi wisata di Kukar yang lebih tepat sasaran,” katanya.

Ivan menambahkan, hasil dokumentasi dari HPI juga menjadi bahan evaluasi dan perencanaan paket wisata yang relevan dengan kebutuhan pasar wisatawan.

“Dengan dokumentasi dari HPI, kita bisa menganalisis ketertarikan wisatawan terhadap berbagai atraksi yang ada. Ini akan sangat membantu dalam pengembangan paket wisata ke depan,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi besar Dispar Kukar untuk menciptakan promosi wisata yang berkelanjutan, dengan melibatkan pelaku lokal agar menjadi bagian aktif dari perkembangan pariwisata daerah.

Ivan juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media sosial dan platform video seperti YouTube, karena dinilai mampu menjangkau audiens lebih luas secara cepat, efektif, dan efisien.

“Ke depannya, Dispar Kukar membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan komunitas kreatif, pembuat konten digital, serta pelaku UMKM di sekitar destinasi wisata untuk memperkuat ekosistem pariwisata daerah secara holistik,” tutup Ivan dengan penuh harapan.

Adv/Dispar Kukar

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *