August 30, 2025


Mediasiutama, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) memasang target ambisius sebanyak dua juta kunjungan wisata pada tahun 2025 mendatang, seiring dengan peningkatan jumlah destinasi unggulan dan promosi yang semakin intensif.

Target ini diyakini realistis oleh Dispar Kukar, sebab tren kunjungan wisatawan ke Kukar terus meningkat setiap tahun, bahkan telah melampaui ekspektasi pada 2024.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad menegaskan bahwa pencapaian tahun sebelumnya menjadi pijakan untuk meraih angka yang lebih tinggi.

“Target kita jelas melampaui angka 1,2 juta kunjungan di 2024. Itu bukan lagi patokan, tapi pijakan. Kita optimis 2 juta bukan sekadar mimpi, tapi tujuan nyata,” ucapnya belum lama ini.

Ia menjelaskan, saat ini Kukar telah menempati posisi ketiga daerah dengan jumlah kunjungan wisatawan terbanyak di Kalimantan Timur, setelah Balikpapan dan Samarinda. Hal ini menunjukkan potensi besar yang masih bisa dikembangkan lebih jauh.

“Maka dari itu, tahun ini minimal kita harus capai 1,5 juta kunjungan. Idealnya bisa tembus 2 juta. Dan itu bukan tidak mungkin,” ujarnya dengan semangat optimis.

Dispar Kukar telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menarik wisatawan, termasuk memperkuat destinasi andalan seperti Museum Mulawarman yang dikenal sebagai pusat wisata budaya dan sejarah. Kawasan sekitar museum juga menawarkan daya tarik lain seperti kompleks makam kuno yang bernilai historis tinggi.

Selain itu, sektor wisata bahari juga terus dikembangkan. Beberapa kawasan pesisir seperti Pulau Pengempang di Muara Badak dan Pantai Panrita Lopi menjadi pilihan favorit wisatawan karena panorama laut dan keunikan ekosistemnya.

Kukar pun memperkuat ekowisata yang kini menjadi tren wisata global. Bukit Bengkirai di Samboja Barat, misalnya, tetap menjadi magnet bagi pencinta alam karena suasana hutannya yang asri dan jembatan gantungnya yang ikonik.

Di sisi lain, destinasi baru turut dikembangkan untuk menarik minat wisatawan, seperti Lakeview yang berlokasi di bekas kawasan tambang. Tempat ini berhasil mengubah wajah lahan eks industri menjadi tempat wisata modern yang instagramable.

“Inilah wajah baru Kukar, dinamis, adaptif, dan penuh warna. Kita tidak sekadar mengejar angka, tapi membangun pengalaman yang akan terus diingat wisatawan,” tutup Awang Ivan.

Dengan semangat dan pembenahan yang terus dilakukan, Kukar menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah dan kebanggaan masyarakat lokal.

Adv/Dispar Kukar

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *