August 30, 2025

Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Pencarian dua warga yang tenggelam di Sungai Mahakam, Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, berakhir duka. Setelah dua hari dilakukan penyisiran intensif oleh tim gabungan, keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa pagi 5/8/2025.

Kedua korban masing-masing berinisial Y (36), seorang pria dewasa, dan M (8), seorang anak laki-laki. Keduanya merupakan warga RT 06 Desa Embalut yang sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu pagi 3/8/2025 sekitar pukul 09.00 WITA. Mereka diduga terseret arus sungai saat beraktivitas di tepi perairan yang tak jauh dari permukiman.

Jasad Y pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.25 WITA di kawasan Yupa Kecil. Selang 13 menit kemudian, jasad M ditemukan di lokasi terpisah, tepatnya di wilayah Yupa Besar, RT 14 Desa Embalut.

Proses pencarian melibatkan tim gabungan dari Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, Basarnas, BPBD Kukar, Damkarmatan Kukar, serta relawan dan masyarakat setempat. Dukungan aktif dari semua pihak menjadi kunci keberhasilan evakuasi korban.

Kepala Seksi Operasional Damkarmatan Kukar menyampaikan duka cita atas musibah yang terjadi serta mengapresiasi semangat kolaboratif semua elemen. “Begitu mendapat laporan, tim kami langsung bergerak ke lokasi untuk membantu penyisiran. Ini bentuk komitmen kami dalam situasi darurat,” ungkapnya.

Setelah berhasil dievakuasi, kedua jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Berdasarkan informasi dari Polsek Tenggarong Seberang, keluarga korban menolak tindakan visum maupun autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Jenazah kemudian dimakamkan di pemakaman umum Desa Embalut.

Kapolsek Tenggarong Seberang, IPTU Raymond Juliano William, turut menyampaikan apresiasi atas solidaritas dan kepedulian masyarakat. “Sinergi Polairud, Basarnas, BPBD, Damkarmatan, pemerintah desa, dan relawan menjadi faktor penting keberhasilan evakuasi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, aparat kepolisian bersama pemerintah desa mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan mengutamakan keselamatan, terutama saat beraktivitas di sekitar aliran sungai besar seperti Mahakam yang dikenal memiliki arus deras dan membahayakan. (Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *