August 30, 2025

Mediasiutama.com, Tenggarong – Respons cepat kepolisian kembali terlihat di wilayah hukum Polsek Tenggarong. Menyikapi laporan warga terkait dugaan penyekapan, aparat bergerak sigap dan berhasil meluruskan informasi yang sempat menimbulkan keresahan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa peristiwa tersebut bukanlah penyekapan, melainkan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Mangkuraja, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, tepat di depan Lapas Kelas IIA Tenggarong, Jumat (29/8/2025) malam.

Kapolsek Tenggarong, Iptu Budi Santoso, S.H., mengungkapkan bahwa laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti tanpa penundaan.

Hanya dalam waktu lima menit setelah menerima informasi, petugas sudah tiba di lokasi kejadian. “Begitu laporan masuk, anggota langsung bergerak. Setelah dicek, ternyata bukan penyekapan, melainkan persoalan rumah tangga,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban bernama Fitri Eka Ayu (34) mengalami luka akibat dugaan penganiayaan, antara lain lebam pada wajah serta bengkak di sekitar mata.

Sementara itu, pelaku yang tak lain adalah suaminya sendiri, Ronaldo alias Ronal (28), baru beberapa waktu lalu selesai menjalani masa tahanan di Lapas. Situasi tersebut membuat aparat bertindak tegas dengan segera mengamankan pelaku demi mencegah keributan berlanjut.

Meski demikian, dalam proses penyelidikan diketahui bahwa peristiwa ini dipicu oleh kecemburuan rumah tangga. Korban kemudian memilih untuk tidak melanjutkan kasus ke ranah hukum dan menyampaikan keinginannya agar masalah diselesaikan secara kekeluargaan. Polsek Tenggarong pun memfasilitasi perdamaian melalui surat pernyataan damai yang ditandatangani kedua belah pihak.

Penanganan cepat dan tegas yang dilakukan Polsek Tenggarong bukan hanya berhasil meredam isu liar di media sosial, tetapi juga menunjukkan bahwa kehadiran polisi selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga rasa aman masyarakat.

Dengan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme, aparat membuktikan bahwa setiap laporan sekecil apa pun mendapat perhatian penuh, sehingga kepercayaan publik terhadap kepolisian semakin menguat. (Yuliana W).

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *