February 15, 2026

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, resmi menutup gelaran Festival Pesona Budaya (FPB) 2025

Mediasiutama.com, KUTAI TIMUR – Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 yang digelar selama tiga hari penuh resmi ditutup pada Minggu (23/11/2025) malam di kawasan Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta, dalam suasana hangat yang dipenuhi antusiasme masyarakat dari berbagai latar budaya.

Penutupan festival dilakukan langsung oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman melalui sebuah seremoni sederhana namun sarat makna, yang sekaligus menandai berakhirnya rangkaian perayaan budaya yang menjadi ruang temu seni, tradisi, dan ekspresi masyarakat Kutai Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, para pelaku dan komunitas budaya, hingga masyarakat umum yang berpartisipasi aktif menyukseskan Festival Pesona Budaya 2025.

Ia menilai FPB tahun ini sebagai tonggak baru dalam upaya memperkuat karakter budaya daerah, karena untuk pertama kalinya festival tersebut digelar sebagai agenda mandiri yang fokus pada pelestarian dan pengembangan budaya.

“Selama ini kegiatan budaya sering disatukan dengan peringatan ulang tahun daerah, namun malam ini berbeda karena Festival Pesona Budaya berdiri sendiri dan dirancang secara khusus sebagai ruang ekspresi budaya,” ujar Ardiansyah di hadapan ribuan pengunjung.

Menurutnya, kebijakan menjadikan FPB sebagai kegiatan mandiri menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memberi ruang yang lebih luas dan terarah bagi seni serta kebudayaan agar tidak hanya menjadi pelengkap acara seremonial.

Ardiansyah menjelaskan bahwa rangkaian pertunjukan selama festival telah menampilkan kekayaan budaya Kutai Timur secara utuh, mulai dari tradisi masyarakat pesisir, kearifan lokal pedalaman, hingga ragam budaya Nusantara yang tumbuh dan hidup berdampingan di wilayah ini.

“Melalui festival ini kita melihat bahwa Kutai Timur adalah ruang perjumpaan berbagai budaya yang hidup harmonis dan saling memperkaya,” ucapnya dengan nada penuh kebanggaan.

Ia menambahkan bahwa keberagaman tersebut merupakan aset penting yang harus terus dirawat agar menjadi kekuatan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa budaya tidak dapat dipisahkan dari perjalanan hidup masyarakat dan menjadi fondasi dalam membangun identitas daerah di tengah arus perubahan zaman.

“Kita akan terus menggali dan merawat akar budaya daerah, termasuk budaya klasik seperti Tarsul yang tampil malam ini, karena dari sanalah jati diri Kutai Timur tumbuh dan berkembang,” tuturnya.

Ardiansyah menyampaikan bahwa Pemkab Kutim berkomitmen melanjutkan upaya pelestarian budaya melalui berbagai program yang lebih terstruktur, mulai dari penyelenggaraan festival rutin, forum diskusi budaya, hingga kegiatan penelitian yang melibatkan akademisi dan pelaku seni.

Ia berharap langkah tersebut dapat menjadikan budaya sebagai bagian penting dalam pendidikan karakter generasi muda, sekaligus mendorong tumbuhnya kreativitas lokal yang bernilai ekonomi.

Di penghujung acara, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang hadir dan menjaga ketertiban selama berlangsungnya festival, sehingga FPB 2025 dapat menjadi ruang edukasi, hiburan, dan apresiasi budaya yang sehat.

“Dengan mengucapkan Alhamdulillah hirobbil alamin, Festival Pesona Budaya Kabupaten Kutai Timur tahun 2025 secara resmi saya tutup,” ucap Ardiansyah yang disambut tepuk tangan meriah pengunjung.

Penutupan Festival Pesona Budaya 2025 semakin semarak dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba fashion show berbahan limbah, yang menampilkan kreativitas anak muda dalam mengolah isu lingkungan melalui karya seni.

Acara puncak kemudian ditutup dengan penampilan penyanyi nasional Fanny Soegi, yang berhasil menghipnotis penonton dan menjadi penanda akhir sebuah perhelatan budaya yang meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Kutai Timur.(Adv/Diskominfo Staper Kutim)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *