Kadispora Kutim

Mediasiutama.com, KUTAI TIMUR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur, Basuki Isnawan, menekankan pentingnya sinergi antar komunitas pemuda untuk memajukan olahraga dan kreativitas di daerah, setelah melihat antusiasme tinggi dalam kegiatan kepemudaan yang digelar di Sangatta, sebagai langkah awal membangun ekosistem kolaboratif yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut menurut Basuki tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para pemuda, tetapi juga wadah untuk berdiskusi, berbagi gagasan, dan merancang program-program yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.
“Yang penting kita bersatu, kita diskusi apa yang bisa dilakukan bersama-sama untuk kemajuan pemuda dan masyarakat Kutai Timur,” ujar Basuki, menekankan semangat kebersamaan dan kolaborasi sebagai fondasi kegiatan.
Basuki menegaskan, pemerintah daerah telah menetapkan kegiatan ini sebagai agenda tahunan yang resmi.
“Ini yang pertama kali dilakukan. Tahun depan akan menjadi agenda rutin tahunan, agar pemuda memiliki ruang resmi untuk berinovasi dan merancang program-program kepemudaan,” katanya, memastikan keberlanjutan kegiatan sebagai bagian dari strategi pengembangan pemuda.
Selain itu, kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Kalimantan Timur.
“Pak Wakil Gubernur saja mengatakan hebat, luar biasa Kutai Timur. Ini menunjukkan daerah kita mulai diperhitungkan dalam penyelenggaraan kegiatan produktif pemuda,” ungkap Basuki dengan bangga.
Ia menjelaskan, pengembangan sektor pemuda dan olahraga merupakan salah satu prioritas dalam 50 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati yang harus dijaga dan dikembangkan.
“Ini bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas generasi muda, sehingga mereka bisa menjadi penggerak pembangunan Kutai Timur,” tegas Basuki.
Selain agenda tahunan, Dispora juga menyiapkan kalender kompetisi untuk atlet muda Kutim, agar mereka memiliki kesempatan bertanding dan mengasah kemampuan.
“Anak-anak sudah sibuk latihan, dan kita siapkan kompetisi agar mereka memiliki ruang untuk bertanding dan menunjukkan kemampuan, sekaligus membangun sportivitas,” ujarnya menjelaskan.
Basuki berharap seluruh kegiatan ini dapat memperkuat jejaring pemuda, menumbuhkan ide-ide kreatif, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
“Semua berawal dari persatuan. Kalau kita solid, semua bisa kita bangun bersama-sama, dari olahraga hingga kreativitas, demi kemajuan Kutai Timur,” tutupnya, menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi sebagai kunci keberhasilan pemuda.(Adv/Diskominfo Staper Kutim)

