Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban lingkungan dan ketepatan administrasi kependudukan melalui razia pendataan penghuni rumah kos dan rumah sewa di kawasan Jalan Bougenville, Tenggarong, pada Rabu (3/12/2025) sore. Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas sektor antara Satpol PP Kukar, Dinas Kesehatan, PKBI, Dinas DP3A, Kecamatan Tenggarong, serta Kelurahan Sukarame dan Panji.
Kasatpol PP Kukar, Arfan Boma, melalui Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Awang M. Indrawarman, menjelaskan bahwa razia tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait dinamika lingkungan yang semakin padat dan heterogen. “Setelah kami mengecek rumah-rumah sewa dan kos, ditemukan beberapa penghuni yang KTP-nya masih dari luar Tenggarong. Kami arahkan mereka untuk segera mengurus domisili,” ujarnya.
Selain masalah administrasi, razia juga menemukan satu penghuni yang terindikasi positif HIV berdasarkan pemeriksaan tim kesehatan. Awang menyebut bahwa warga tersebut telah dinyatakan positif sejak 2023 dan menikah pada 2025. “Untuk langkah berikutnya kami serahkan ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan tracking,” tambahnya. Temuan ini sekaligus menegaskan pentingnya edukasi kesehatan dan deteksi dini di lingkungan permukiman padat.
Dalam operasi tersebut, petugas mendata 31 penghuni ber-KTP luar daerah yang proses administrasinya akan ditindaklanjuti oleh pihak kelurahan dan Disdukcapil. Total 80 personel Satpol PP, enam anggota Sabhara Polri, serta unsur perangkat kelurahan turut diterjunkan. Operasi susulan disebut akan terus digelar untuk memastikan ketertiban dan keamanan tetap terjaga. “Wilayah Jalan Bougenville menjadi salah satu area dengan atensi besar dari masyarakat,” kata Awang.
Lurah Sukarame, Muhammad Zulkifli, menilai kegiatan berlangsung lancar dan memberikan dampak positif terhadap keamanan lingkungan. Ia menegaskan bahwa Sukarame adalah wilayah dengan keberagaman penduduk mulai dari mahasiswa, pekerja, hingga keluarga sehingga pendataan penghuni dan pelaporan ke tingkat RT menjadi hal yang sangat penting. “Kami akan komunikasikan apakah mereka perlu KTP sementara atau proses administrasi lainnya,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, kelurahan juga berencana menggelar sosialisasi kesehatan, termasuk edukasi HIV, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan pihak terkait. “Intinya kita bersama-sama menjaga keamanan, kesehatan, dan kualitas lingkungan,” tegas Zulkifli.
Razia ini menjadi langkah strategis Pemkab Kukar dalam membangun lingkungan permukiman yang tertib, sehat, dan aman bagi seluruh warga.(Yuliana W)

