February 15, 2026

Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, sejumlah komoditas dapur mulai menunjukkan pergerakan harga, termasuk bawang merah yang menjadi salah satu bahan pokok utama masyarakat. Pantauan di Pasar Mangkurawang, Tenggarong, menunjukkan bahwa harga bawang merah mengalami kenaikan dalam dua minggu terakhir, meski tingkat pembelian masyarakat cenderung stabil (8/12/2025).

Miatun, seorang pedagang bawang dan bumbu dapur yang telah berjualan lebih dari tiga dekade, mengungkapkan bahwa kenaikan harga terjadi sejak awal November. “Yang putih stabil, merah yang enggak. Merah banyak naiknya. Sudah dua minggu ini naik, mulai bulan kemarin, November,” ujarnya saat ditemui di lapaknya.

Meski harga naik, Miatun menegaskan bahwa jumlah pembelian dari masyarakat tidak menunjukkan perubahan signifikan. Permintaan menjelang perayaan besar, seperti Natal dan Tahun Baru, menurutnya tidak jauh berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. “Malah aja stabil aja, heeh,” ujarnya ketika ditanya apakah ada peningkatan pembelian.

Bahkan jika dibandingkan dengan momen Ramadan dan Lebaran, ia menyebut pola belanja masyarakat relatif sama. “Kayaknya enggak sih. Sama aja. Keperluan orang banyak ya agak banyak, tapi tetap stabil,” tambahnya.

Sebagai pedagang yang telah berjualan sekitar 35 tahun, Miatun mengaku tidak secara rinci menghitung jumlah penjualan kilogram per hari karena fluktuasi pembeli yang tidak menentu. “Kadang ramai, kadang sepi, enggak mesti. Saya enggak pernah hitung,” katanya.

Selain menjual bawang merah dan bawang putih segar, Miatun juga menyediakan bumbu basah dan bawang goreng yang menjadi pilihan praktis bagi pelanggan. Ia mendapatkan pasokan dagangannya langsung dari penjual lokal di Tenggarong sehingga stok tetap aman meski harga tidak selalu stabil.

Menurutnya, meski kondisi pasar tidak mengalami lonjakan permintaan yang berarti, kenaikan harga bawang khususnya bawang merah tetap menjadi perhatian karena berpengaruh pada biaya belanja rumah tangga masyarakat.

Kenaikan harga jelang hari besar keagamaan memang kerap terjadi, namun pedagang berharap harga dapat kembali normal setelah masa perayaan berakhir.

Dengan kondisi penjualan yang stabil, pasar tradisional seperti Pasar Mangkurawang tetap menjadi barometer kebutuhan dapur masyarakat Tenggarong. Pedagang seperti Miatun menjadi saksi perubahan tren belanja selama puluhan tahun, sekaligus menjadi sumber informasi penting mengenai dinamika harga bahan pokok di daerah.(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *