February 15, 2026

Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pengawasan terhadap ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Usai melakukan monitoring harga bahan pangan di Pasar Mangkurawang, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati melanjutkan kunjungan kerja ke salah satu agen LPG 3 kilogram di Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Tenggarong, Selasa (23/12/2025).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah daerah dalam memastikan distribusi elpiji, khususnya LPG subsidi 3 kg, tetap berjalan lancar selama masa libur panjang. Elpiji dinilai sebagai kebutuhan vital rumah tangga, terutama untuk aktivitas memasak yang meningkat saat hari besar keagamaan dan pergantian tahun.

Rombongan Bupati disambut langsung oleh Direktur Utama PT Nararya, Windi Novri Ananta, selaku agen resmi LPG. Di lokasi, Bupati Aulia meninjau langsung kondisi stok tabung elpiji berbagai ukuran, mulai dari 3 kg, 5,5 kg hingga 12 kg. Ia juga berdialog dengan pihak agen terkait mekanisme distribusi, suplai dari Pertamina, serta potensi kendala yang mungkin muncul menjelang Nataru.

“LPG merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa kita abaikan. Karena itu, hari ini kita ingin memastikan secara langsung bahwa distribusi elpiji, khususnya 3 kg, berjalan normal dan tidak ada gangguan,” ujar Bupati Aulia saat meninjau area penyimpanan tabung.

Berdasarkan hasil pemantauan, Bupati memastikan bahwa suplai elpiji di agen tersebut dalam kondisi aman dan stabil. Tidak ditemukan kendala berarti yang berpotensi menghambat distribusi ke masyarakat.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan karena lonjakan permintaan kerap terjadi saat libur panjang.

“Kita tetap siaga menjelang Natal dan Tahun Baru. Harapannya, tidak ada kekosongan stok sehingga masyarakat bisa mendapatkan elpiji dengan mudah dan tenang,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Nararya, Windi Novri Ananta, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari. Koordinasi intensif dilakukan bersama Hiswana Migas, Pertamina, serta pemerintah daerah guna mengantisipasi peningkatan konsumsi elpiji selama Nataru.

Ia juga memaparkan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg di Kukar.

Untuk wilayah dengan radius di bawah 60 kilometer dari pusat kota, harga ditetapkan sebesar Rp19.000 per tabung. Sedangkan untuk daerah dengan jarak lebih dari 60 kilometer, seperti Kecamatan Sebulu dan Kembang Janggut, terdapat penyesuaian harga sesuai jarak tempuh, berkisar Rp22.000 hingga Rp23.000.

PT Nararya sendiri melayani sekitar 75 pangkalan elpiji di berbagai wilayah Kukar dengan distribusi harian mencapai kurang lebih 2.800 tabung berbagai ukuran. Pengisian tabung dilakukan di dua Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), yakni di Loa Kulu dan Loa Janan.

Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan sesi foto bersama. Kehadiran langsung pimpinan daerah di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat bahwa ketersediaan elpiji selama perayaan Nataru di Kutai Kartanegara tetap terjaga.(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *