Mediasiutama.com, SANGATTA – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ruangan dan satuan fungsi di lingkungan Markas Polres Kutai Timur, Selasa (13/1/2026). Sidak ini menjadi langkah awal kepemimpinan dan evaluasi kinerja di awal tahun guna memastikan seluruh sistem operasional serta pelayanan publik berjalan sesuai standar yang diharapkan.
Peninjauan dilakukan secara menyeluruh dan berjenjang. Kapolres menyusuri satu per satu ruangan kerja, mulai dari Bagian Sumber Daya Manusia (Bag Sumda), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Satuan Intelkam, Satuan Lalu Lintas (Satlantas), hingga ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.
Dalam sidak tersebut, Kapolres tidak hanya melihat kondisi fisik ruangan, tetapi juga mencermati kesiapan personel, kelengkapan administrasi, serta kelayakan sarana dan prasarana pendukung tugas kepolisian.
AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari komitmennya untuk memastikan tidak ada hambatan, baik teknis maupun nonteknis, dalam pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh kesiapan internal organisasi, mulai dari kedisiplinan anggota hingga kenyamanan lingkungan kerja.
“Saya ingin memastikan bahwa ‘mesin’ organisasi Polres Kutim benar-benar bekerja dengan baik di setiap lini. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh tersendat. Prinsipnya, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang cepat, prima, dan humanis kapan pun mereka membutuhkan,” ujar AKBP Fauzan di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya peran pengawasan berjenjang oleh para pejabat utama, mulai dari Kabag, Kasat, hingga Kasi. Ia mengingatkan bahwa kedisiplinan anggota dan kerapian administrasi bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Kesiapan operasional itu berawal dari hal-hal mendasar. Kebersihan ruangan, kehadiran tepat waktu, dan administrasi yang tertib akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan. Jika internal kita sudah rapi dan nyaman, maka pelayanan kepada masyarakat pasti akan maksimal. Jangan sampai ada masyarakat yang menunggu lama atau terabaikan karena ketidaksiapan petugas,” tegasnya.
Dari hasil sidak tersebut, secara umum Kapolres menilai kondisi operasional Polres Kutai Timur berjalan dengan baik dan kondusif. Tidak ditemukan kendala berarti yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas pokok kepolisian. Meski demikian, AKBP Fauzan tetap mengingatkan seluruh jajaran agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan profesionalisme serta integritas dalam bertugas.
Ia berharap, momentum awal tahun ini dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel Polres Kutai Timur untuk meningkatkan kinerja, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Kutai Timur. Dengan soliditas internal yang kuat, Polres Kutim diharapkan mampu memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat sepanjang tahun 2026.(Yuliana W)

