Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Sebuah insiden kebakaran kendaraan roda empat terjadi di kawasan Jalan Sangkulirang, RT 04, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 10.48 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan satu unit mobil mengalami kerusakan berat akibat dilalap api, namun tidak menimbulkan korban jiwa berkat respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat bernama Agus Dwi. Ia melihat adanya percikan api dari dalam kendaraan yang terparkir di lokasi kejadian. Menyadari potensi bahaya yang bisa meluas, Agus segera melaporkan peristiwa itu kepada Pos Damkarmatan Pattimura Station melalui aplikasi WhatsApp. Laporan cepat dari warga ini menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan di lapangan.
Menerima informasi tersebut, personel Damkarmatan Pos Pattimura Station langsung bergerak cepat. Dua unit armada pemadam, yakni mobil Gundam 3500 dan Transformer 5000, dikerahkan lengkap dengan peralatan pemadaman dan penyelamatan.
Dalam perjalanan menuju lokasi, petugas sempat menghadapi hambatan berupa penutupan sebagian ruas jalan akibat adanya kegiatan masyarakat. Meski demikian, kendala tersebut tidak menyurutkan upaya petugas yang sigap mencari jalur alternatif demi memastikan waktu tanggap tetap optimal.
Setibanya di lokasi, api diketahui telah membesar dan menjalar ke hampir seluruh bagian mobil. Tim Damkarmatan segera melakukan pemadaman dengan teknik yang terukur dan koordinasi yang solid. Berkat keahlian serta kesiapan peralatan, api berhasil dipadamkan secara menyeluruh dalam waktu relatif singkat sehingga tidak merembet ke bangunan maupun kendaraan lain di sekitar lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara, Fida Hurasani, menyampaikan apresiasi atas kinerja personel di lapangan. Ia menilai profesionalisme dan kesiapsiagaan petugas menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak kebakaran tersebut.
“Saya mengapresiasi kecepatan dan dedikasi personel Damkarmatan. Walaupun akses jalan sempat terhambat, mereka tetap mampu menjalankan tugas dengan baik dan memastikan tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Pemeriksaan difokuskan pada kemungkinan gangguan sistem kelistrikan, mesin, maupun faktor teknis lain yang berpotensi memicu percikan api awal.
Selain itu, Fida Hurasani juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kendaraan masing-masing. Perawatan rutin dan kewaspadaan terhadap tanda-tanda kerusakan dinilai sebagai langkah pencegahan penting untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa kebakaran kendaraan bukan hanya persoalan kerugian materi, tetapi juga menyangkut keselamatan jiwa dan lingkungan sekitar.(Yuliana W)

