Mediasiutama.com, Muara Wis – Musibah kebakaran kembali melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kabupaten Kutai Kartanegara. Kali ini, api mengamuk di Desa Sebemban, Kecamatan Muara Wis, pada Sabtu (17/01/2026) siang, mengakibatkan tiga unit rumah warga ludes terbakar.
Peristiwa yang terjadi di kawasan tepian Sungai Mahakam tersebut sempat menimbulkan kepanikan, lantaran api cepat menjalar di antara bangunan yang berdiri rapat dan didominasi material kayu.
Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi ke udara dan dapat disaksikan dari kejauhan.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berhamburan keluar rumah, sebagian berusaha menyelamatkan diri, sementara yang lain berinisiatif membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Gotong-royong spontan pun terjadi, mencerminkan kepedulian sosial warga di tengah situasi darurat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api pertama kali muncul sekitar pukul 11.26 WITA dari salah satu rumah warga. Kondisi lingkungan yang padat, ditambah bangunan berbahan mudah terbakar seperti kayu dan genteng sirap, membuat kobaran api dengan cepat menjalar ke dua rumah di sekitarnya. Dalam hitungan menit, ketiga rumah tersebut tak lagi dapat diselamatkan dan mengalami kerusakan total.
Camat Muara Wis, Fadhli Annur, yang turun langsung ke lokasi kejadian, menyampaikan bahwa api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.30 WITA. Menurutnya, sinergi antara warga dan petugas menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas ke rumah-rumah lain di sekitarnya.
“Kami bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kesigapan warga yang cepat menyadari bahaya dan saling mengingatkan untuk segera menyelamatkan diri sangat membantu menghindari jatuhnya korban,” ujar Fadhli kepada wartawan.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari gangguan instalasi listrik atau korsleting di rumah pertama yang terbakar. Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Akibat kebakaran ini, tiga kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda mereka nyaris tidak tersisa. Untuk sementara, para korban memilih mengungsi ke rumah keluarga dan kerabat terdekat. Pemerintah Kecamatan Muara Wis pun bergerak cepat dengan menyiapkan bantuan awal berupa paket kebutuhan pokok bagi para korban.
Selain penyaluran bantuan, pihak kecamatan juga melakukan langkah antisipatif dengan memeriksa kondisi instalasi listrik di sekitar lokasi kebakaran. Warga diimbau agar lebih waspada dan rutin memeriksa jaringan listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan padat dan rawan kebakaran, akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kelistrikan. Kecepatan respons dan kepedulian bersama terbukti mampu meminimalkan dampak yang lebih besar, namun upaya pencegahan tetap menjadi kunci utama demi keselamatan bersama.(Yuliana W)

