January 27, 2026

Mediasiutama.com, KUTAI BARAT  — Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menegaskan bahwa semangat Natal harus menjadi energi bersama bagi seluruh lembaga dan organisasi kemasyarakatan untuk berperan sebagai agen pembawa damai, penguat toleransi, serta penggerak utama dalam mendukung suksesnya pembangunan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman, saat menghadiri Perayaan Natal Antar Lembaga di GOR Desnan, Sabtu (24/1/2026).

Pesan tersebut disampaikan Frederick Edwin di hadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, serta pimpinan dan anggota berbagai organisasi yang selama ini aktif berkontribusi dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan pembangunan di Kabupaten Kutai Barat.

Perayaan Natal Antar Lembaga ini diikuti oleh TGM, Putri Ringeeng, PDA/LPPD, FKUB, BAMAGNAS, FPK, FKDM, Karang Taruna, KADIN, KORMI, serta GAMKI, dan turut dihadiri Ketua DPP TGM, Ketua DPP Putri Ringeeng, Ketua Presidium Dewan Adat Kutai Barat, Ketua LPPD, Ketua FKUB, Ketua BAMAGNAS, Ketua FPK, Ketua FKDM, Ketua Karang Taruna, Ketua KADIN, Ketua KORMI, Ketua GAMKI, Ketua Koalisi Kabupaten Sempekat Kubar, serta Ketua Sempekat FENA.

Dalam sambutannya, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengawali dengan mengajak seluruh jemaat dan Massa Raya Natal untuk senantiasa memuji dan memuliakan kebesaran Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan kasih dan berkat yang terus dirasakan masyarakat Kutai Barat.

“Pada tanggal dua puluh empat Januari tahun dua ribu dua puluh enam ini, dengan penuh sukacita kita dapat berhimpun, bermadah, memuji, serta bersatu dalam doa dan pengharapan melalui Perayaan Natal Antar Lembaga,” ujar Frederick Edwin.

Ia menekankan bahwa perayaan Natal memiliki makna strategis dalam kehidupan bermasyarakat, karena nilai-nilai kasih, kedamaian, dan persaudaraan yang terkandung di dalamnya sangat relevan untuk memperkuat harmoni sosial di daerah yang majemuk seperti Kutai Barat.

“Semangat Natal ini diharapkan mampu memotivasi seluruh lembaga dan organisasi, baik pengurus maupun anggota, untuk menjadi agen pembawa damai di tengah masyarakat, mempererat tali persaudaraan, meningkatkan toleransi, serta mendukung suksesnya pembangunan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman yang kita cintai,” katanya.

Frederick menjelaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas persatuan, kedamaian, serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Natal mengajak kita merenungkan makna kelahiran Tuhan Yesus Kristus sebagai wujud kasih Allah yang sejati bagi umat manusia, yang menjadi dasar pengharapan dan ungkapan syukur dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Menurut Frederick, nilai-nilai Natal tersebut harus tercermin dalam sikap dan tindakan nyata seluruh lembaga dan organisasi, khususnya dalam menjalankan pelayanan sosial, pengabdian, serta kontribusi pembangunan sepanjang tahun 2026.

“Natal menguatkan langkah iman kita dalam mengisi hari-hari pelayanan dan pengabdian melalui berbagai bidang kehidupan yang kita lakukan bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kutai Barat juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh lembaga dan organisasi yang telah bersinergi dalam penyelenggaraan Perayaan Natal Antar Lembaga, serta atas dukungan berkelanjutan dalam menyukseskan roda pemerintahan.

“Saya sungguh mengapresiasi peran seluruh lembaga dan organisasi yang selama ini telah menunjukkan kontribusi nyata, karena pembangunan Kutai Barat sangat membutuhkan sinergi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali,” tutur Frederick.

Ia menghimbau agar seluruh lembaga terus meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat solidaritas internal, serta menghadirkan program-program yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat.

Frederick juga berharap seluruh lembaga dapat memperkuat kesatuan dan solidaritas di tahun yang baru, dengan meningkatkan kepedulian sosial yang tidak hanya dirasakan oleh internal organisasi, tetapi juga oleh masyarakat luas.

“Saya mengharapkan doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan, terlebih hampir satu tahun kepemimpinan saya bersama Bapak Haji Nanang, agar Kutai Barat terus bergerak menuju daerah yang unggul dan masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengajak seluruh hadirin menjadikan Natal sebagai momentum refleksi diri, penguatan solidaritas antarumat, serta peneguhan komitmen kebersamaan dalam bingkai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Ari)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *