January 27, 2026

Mediasiutama.com, KUTAI BARAT — Bupati Kutai Barat Frederick Edwin meresmikan Gedung Instalasi Gawat Darurat, Instalasi Bedah Sentral, dan Intensive Care Unit Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat.

Peresmian fasilitas kesehatan tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar pada Senin (26/1/2026), yang dihadiri jajaran manajemen rumah sakit, tenaga medis, unsur perbankan, serta berbagai pemangku kepentingan, dan menjadi momentum penting penguatan sistem layanan kesehatan di Kutai Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengawali kegiatan dengan menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan fasilitas strategis tersebut, yang dinilai sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Semoga melalui peresmian gedung IGD, IBS, dan ICU ini dapat mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Harapan Insan Sendawar ke depan, sehingga mampu menjawab kebutuhan pemenuhan pelayanan kesehatan masyarakat dengan lebih baik,” ujar Frederick Edwin.

Bupati menegaskan bahwa peningkatan sarana dan prasarana kesehatan merupakan prioritas utama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, karena layanan kesehatan menjadi kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup dan rasa aman masyarakat.

“Kehadiran gedung IGD, IBS, dan ICU yang baru ini adalah langkah penting untuk mewujudkan akses layanan kesehatan yang merata dan bermutu bagi seluruh masyarakat Kutai Barat,” ucapnya.

Frederick Edwin menekankan bahwa IGD sebagai pintu utama pelayanan darurat harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan ramah, karena kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi faktor krusial dalam menyelamatkan nyawa pasien.

“Dengan fasilitas IGD yang baru, saya menuntut pelayanan yang lebih cepat, lebih tepat, dan tetap mengedepankan keramahan kepada setiap pasien yang datang dalam kondisi darurat,” tegas Frederick Edwin.

Ia juga menyoroti peran ICU yang kini dilengkapi fasilitas lebih modern, yang diharapkan mampu meningkatkan peluang kesembuhan pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan penanganan intensif dan berkelanjutan.

“Peningkatan fasilitas ICU ini diharapkan mampu meningkatkan angka kesembuhan pasien, terutama bagi mereka yang membutuhkan perawatan intensif dan pengawasan medis secara ketat,” ungkapnya.

Selain itu, Frederick Edwin menjelaskan bahwa keberadaan Instalasi Bedah Sentral menjadi tulang punggung pelayanan pembedahan di RSUD HIS, baik untuk kasus terencana maupun kondisi darurat yang memerlukan tindakan cepat dan presisi.

“IBS harus mampu menyediakan kamar operasi steril dengan peralatan canggih, didukung dokter spesialis, perawat profesional, dan layanan anestesi yang menjamin keselamatan pasien melalui prosedur yang sesuai,” katanya.

Bupati Kutai Barat juga mengingatkan bahwa peresmian fasilitas tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan harus dibarengi dengan pengelolaan yang serius dan bertanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Fasilitas yang dibangun dengan anggaran besar ini harus dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal, sehingga benar-benar memberi dampak positif bagi pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Kepada manajemen RSUD Harapan Insan Sendawar, Frederick Edwin memberikan penekanan khusus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, karena fasilitas modern harus sejalan dengan kompetensi tenaga medis dan tenaga pendukung.

“Pelayanan dengan sarana canggih harus diimbangi kompetensi tenaga medis yang mumpuni, serta pelayanan sepenuh hati dengan senyum, sapa, dan keramahan, karena hal ini memberi ketenangan bagi pasien dan keluarga,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya kebersihan, kenyamanan, dan respons cepat dalam pelayanan, terutama bagi pasien gawat darurat yang membutuhkan penanganan tanpa penundaan.

“Tidak boleh ada kelambatan dalam pelayanan gawat darurat, dan kebersihan IGD, IBS, serta ICU harus selalu terjaga demi keselamatan pasien,” tutupnya.(ari)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *