January 27, 2026

Mediasiutama.com, Sangasanga – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali meneguhkan komitmennya dalam merawat ingatan kolektif sejarah perjuangan bangsa melalui kegiatan Napak Tilas dan Pesta Rakyat Merah Putih, yang digelar pada Senin (26/01/2026) di Monumen Merah Putih, Kelurahan Sangasanga Muara.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sanga-Sanga ke-79 Tahun 2026, sebuah momentum historis yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat Kukar, khususnya warga Sangasanga.

Acara tersebut secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah Kukar, Drs. H. Sunggono, M.M., yang hadir mewakili Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri. Kehadiran pemerintah daerah dalam agenda tahunan ini menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan lokal tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga dijadikan fondasi dalam membangun karakter dan arah pembangunan daerah ke depan.

Ratusan peserta dari beragam latar belakang turut ambil bagian dalam Napak Tilas, mulai dari pelajar, tokoh masyarakat, hingga unsur organisasi kemasyarakatan. Mereka menempuh rute bersejarah yang dimulai dari Monumen Perjuangan Palagan Sanga-Sanga, mengikuti jejak langkah para pejuang yang pernah mempertaruhkan jiwa dan raga demi kemerdekaan.

Kegiatan ini secara konsisten dilaksanakan setiap tanggal 26–27 Januari sebagai sarana edukatif sekaligus reflektif bagi generasi penerus.

Dalam sambutannya, Sekda Kukar menekankan bahwa sejarah perjuangan lokal memiliki relevansi kuat dengan tantangan masa kini. Menurutnya, memahami sejarah bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan menggali nilai keteladanan yang dapat menjadi energi moral dalam membangun daerah dan bangsa. Semangat persatuan, pengorbanan, dan keberanian para pahlawan diharapkan dapat terus hidup dalam praktik kehidupan masyarakat modern.

Tidak hanya Napak Tilas, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan Pesta Rakyat Merah Putih yang menghadirkan hiburan budaya khas daerah, Pameran UMKM sebagai wadah promosi produk unggulan lokal, serta Gowes Merah Putih yang melibatkan komunitas olahraga. Unsur spiritual turut dihadirkan melalui kegiatan renungan suci, sebagai bentuk penguatan nilai kebangsaan yang berpadu dengan keimanan.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Bagi warga Sangasanga, peringatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap sejarah daerahnya sendiri.

Penyelenggara menyampaikan bahwa tema peringatan tahun ini menitikberatkan pada pentingnya kesadaran sejarah perjuangan lokal sebagai bekal generasi muda untuk lebih peduli dan terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Dengan menelusuri jejak perjuangan para pendahulu, diharapkan semangat juang tersebut dapat diwariskan dan menjadi penggerak kemajuan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Rangkaian kegiatan Napak Tilas dan Pesta Rakyat ini akan mencapai puncaknya pada 27 Januari 2026, melalui upacara resmi di lokasi yang sama, yang dijadwalkan dihadiri oleh pejabat tinggi daerah dan tokoh masyarakat, sekaligus menegaskan Sangasanga sebagai simbol perjuangan dan nasionalisme yang terus hidup hingga kini.(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *