February 14, 2026

Mediasiutama.com, KUTAI KARTANEGARA – PT Rea Kaltim Plantations menegaskan pendekatan baru dalam kemitraan dengan masyarakat melalui penyerahan simbolis enam unit kendaraan roda empat sebagai bagian dari Program Kegiatan Usaha Produktif. Penyerahan dilakukan di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (11/2/2026), dan diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Kembang Janggut serta Desa Long Beleh Modang.

Program tersebut merupakan bagian dari skema alternatif pemenuhan kewajiban plasma, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan lahan untuk pengembangan kebun kemitraan. Melalui pendekatan ini, masyarakat tetap memperoleh manfaat ekonomi yang setara dengan pola plasma, namun dengan bentuk usaha produktif yang berbeda dan lebih adaptif terhadap kondisi wilayah.

Enam unit kendaraan yang diserahkan akan dikelola melalui koperasi sebagai lembaga resmi penerima manfaat. Kendaraan tersebut akan dirental oleh perusahaan, sehingga menghasilkan pendapatan rutin yang dapat disalurkan kepada anggota koperasi sebagai bentuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Group Chief Sustainability Officer PT Rea Kaltim Plantations, Bremen Yong, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip keberlanjutan yang menempatkan masyarakat sebagai mitra strategis.

“Hari ini merupakan bagian dari konsistensi komitmen perusahaan untuk memastikan hak masyarakat tetap terpenuhi. Kami ingin memastikan dari sisi penghidupan, masyarakat di sekitar wilayah operasional tetap terjaga dan berkembang,” ujar Bremen.

Ia menegaskan bahwa keberlanjutan usaha perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitarnya. Menurutnya, pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan pertumbuhan desa-desa yang menjadi bagian dari lingkar operasional.

“Kalau perusahaan ingin berkembang, maka masyarakat dan desa di sekitarnya juga harus berkembang bersama,” tegasnya.

Bremen juga menjelaskan bahwa skema usaha produktif ini selaras dengan arah kebijakan hilirisasi dan penguatan ekonomi lokal. Pendekatan tersebut membuka ruang kemitraan yang lebih luas, tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan, tetapi juga pada potensi usaha produktif yang dapat dikembangkan oleh masyarakat.

“Program ini membantu desa dalam pengembangan ekonomi. Jadi bukan hanya berbasis lahan, tetapi juga melalui pola kemitraan lain yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.

Penyerahan enam unit kendaraan ini menjadi tahap awal implementasi program di Kecamatan Kembang Janggut. Ke depan, PT Rea Kaltim Plantations membuka peluang untuk mengembangkan skema serupa di wilayah lain yang membutuhkan alternatif pemenuhan kewajiban plasma.

Melalui pendekatan kemitraan yang adaptif, perusahaan berharap hubungan dengan masyarakat dapat terbangun secara berkelanjutan, transparan, serta mampu memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi desa-desa di sekitar wilayah operasional.

(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *