Mediasiutama.com, Kutai Timur – Semangat kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tercermin dalam kegiatan sosial yang digelar jajaran Polsek Muara Wahau bersama Bhayangkari dengan membagikan takjil kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 16.50 Wita di depan Markas Komando Polsek Muara Wahau, Jalan Poros Muara Wahau Bengalon, Kabupaten Kutai Timur ini menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara kepolisian dan warga melalui pendekatan humanis.
Aksi berbagi tersebut merupakan bagian dari program pembagian takjil serentak yang dilaksanakan jajaran Kepolisian Resor Kutai Timur bersama seluruh polsek di wilayah hukumnya. Kegiatan di tingkat sektor dipimpin langsung Kapolsek Muara Wahau Iptu Sumartono, S.H., didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Muara Wahau Ny. Arlyanti Sumartono, serta diikuti sejumlah pejabat utama dan personel Polsek bersama pengurus Bhayangkari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel yang menitikberatkan pada pentingnya pelaksanaan kegiatan secara tertib, aman, dan mengedepankan sikap humanis. Dalam arahannya, Kapolsek menekankan agar pembagian takjil tidak mengganggu arus lalu lintas serta tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Setelah apel, dilakukan pembagian tugas untuk memastikan distribusi berjalan efektif dan terorganisir.
Sebanyak 150 kotak takjil dibagikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di depan Mako Polsek Muara Wahau serta masyarakat sekitar yang tengah bersiap menunaikan ibadah berbuka puasa. Dengan pendekatan persuasif dan penuh kehangatan, personel kepolisian bersama Bhayangkari menyapa masyarakat secara langsung, menciptakan suasana yang akrab dan bersahaja di tengah aktivitas sore hari.
Kapolsek Muara Wahau Iptu Sumartono menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya pada momentum Ramadhan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan empati sosial.
“Melalui kegiatan sederhana ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian sosial. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Bhayangkari menjadi simbol kekompakan keluarga besar Polri dalam menumbuhkan nilai solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pembagian takjil serentak di seluruh jajaran merupakan wujud nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 17.15 Wita dan ditutup dengan konsolidasi internal personel. Selama pelaksanaan, situasi terpantau aman dan tertib, sementara arus lalu lintas tetap terkendali berkat pengaturan petugas di lapangan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengendara yang menerima takjil sambil menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas. Bagi sebagian warga yang masih dalam perjalanan menjelang waktu berbuka, bantuan takjil tersebut menjadi bentuk perhatian yang dirasakan langsung manfaatnya.
Lebih dari sekadar kegiatan berbagi makanan berbuka puasa, aksi sosial ini menjadi cerminan pendekatan kepolisian yang semakin mengedepankan nilai kemanusiaan. Kehadiran aparat di ruang publik melalui kegiatan sosial diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
(Yuliana W)

