Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis akuntabilitas kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui pemberian penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah atas capaian hasil pengawasan kearsipan internal Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Perpustakaan Umum Kabupaten Kutai Kartanegara pada Kamis (9/4/2026).
Penghargaan ini diberikan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kutai Kartanegara sebagai bentuk apresiasi terhadap peningkatan kualitas pengelolaan arsip di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Penetapan penerima penghargaan tertuang dalam keputusan Kepala Diarpus, H. M. Rida Darmawan, yang menilai kinerja OPD berdasarkan sejumlah indikator pengelolaan arsip, mulai dari kategori sangat memuaskan hingga sangat kurang.
Secara umum, hasil evaluasi menunjukkan tren positif, di mana mayoritas perangkat daerah berhasil meraih predikat sangat memuaskan. Capaian ini mencerminkan meningkatnya kesadaran dan komitmen OPD dalam menerapkan sistem kearsipan yang tertib, sistematis, dan sesuai standar.
Dalam daftar penerima penghargaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menempati peringkat ke-10 dengan nilai 90,86, diikuti Dinas Komunikasi dan Informatika di posisi ke-9 dengan nilai 90,95. Kecamatan Muara Badak berada di peringkat ke-8 dengan nilai 91,29, sementara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menempati posisi ke-7 dengan nilai 91,44.
Adapun Sekretariat DPRD mencatat capaian di peringkat ke-6 dengan nilai 93,20, disusul oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sendiri yang turut masuk dalam jajaran terbaik dengan nilai 93,46. Penilaian ini menunjukkan adanya konsistensi dalam penerapan standar pengelolaan arsip, sekaligus menjadi indikator peningkatan kualitas administrasi pemerintahan secara menyeluruh.
Selain kategori perangkat daerah, penghargaan juga diberikan kepada pengelola Unit Kearsipan II di lingkungan OPD. Dalam kategori ini, Dinas Perhubungan berhasil meraih posisi ketiga, sementara peringkat pertama diraih oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kutai Kartanegara, yang dinilai unggul dalam pengelolaan arsip secara komprehensif dan berkelanjutan.
Kepala Diarpus Kukar, H. M. Rida Darmawan, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi simbolis, melainkan juga instrumen strategis untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola arsip di seluruh perangkat daerah.
“Pengelolaan arsip yang baik merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan profesional. Arsip bukan hanya dokumen, tetapi juga sumber informasi dan bukti pertanggungjawaban,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan sistem kearsipan menjadi bagian integral dari reformasi birokrasi, terutama dalam mendukung pengambilan kebijakan yang berbasis data serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Rencananya, penghargaan tersebut akan diserahkan secara langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara kepada perangkat daerah yang berprestasi dalam agenda resmi pemerintah daerah. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga pemicu semangat bagi seluruh OPD untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan arsip.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara optimistis dapat terus memperkuat sistem administrasi pemerintahan yang modern, tertib, dan berdaya saing, sejalan dengan tuntutan transparansi dan akuntabilitas publik di era digital saat ini.
(Yuliana w)

