August 30, 2025

Ist.

Mediasiutama.com, Samarinda – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) perdana pada 8 Oktober 2025 di Kota Samarinda. Musda ini menjadi momentum penting karena selama ini kepengurusan JMSI Kaltim masih bersifat awal pembentukan dan belum pernah menyelenggarakan musda secara formal.

Ketua Panitia Musda, Raymond Chouda, mengatakan bahwa tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Kaltim Terang Menuju Generasi Emas”, sebagai bentuk komitmen JMSI dalam mendukung pembangunan daerah melalui peran media yang sehat dan bertanggung jawab.

“Harapannya, JMSI bisa ikut menjaga stabilitas iklim media di Kaltim. Lewat musda ini, kami ingin memperkuat peran media dalam mendukung pembangunan dan menyongsong generasi emas,” ujar Raymond usai rapat panitia, Rabu (16/7/2025).

Ia menjelaskan, lokasi pelaksanaan musda masih bersifat tentatif, namun tanggal 8 Oktober telah ditetapkan karena disesuaikan dengan agenda serentak JMSI di sejumlah provinsi lain di Indonesia.

Pada pembukaan musda, panitia berencana mengundang seluruh kepala daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, termasuk instansi vertikal. Pengurus DPP JMSI juga dijadwalkan hadir, termasuk Sukri, Ketua JMSI Kaltim sebelumnya.

Setelah acara pembukaan, agenda akan dilanjutkan dengan pleno dan persidangan, yang bertujuan menentukan arah organisasi JMSI Kaltim lima tahun ke depan. Raymond memastikan bahwa proses pemilihan ketua akan digelar secara terbuka.

“Calon ketua akan dibuka seluas-luasnya. Kami tidak menutup peluang siapa pun yang memenuhi kriteria untuk maju. Semua mengacu pada AD/ART JMSI, khususnya Pasal 25 yang mengatur syarat ketua,” jelasnya.

Berdasarkan Pasal 25 ART JMSI, syarat untuk menjadi Ketua Pengurus Daerah antara lain: pernah menjadi pengurus sebelumnya, diusulkan oleh perusahaan media siber yang telah menjadi anggota minimal lima tahun, dan tidak menjabat lebih dari dua periode.

Pemilihan ketua akan dilakukan secara voting maupun aklamasi, tergantung dinamika forum pada saat musda. Proses ini diyakini akan memperkuat legitimasi kepemimpinan JMSI Kaltim ke depan.

“Targetnya, pelantikan pengurus baru bisa dilakukan maksimal satu bulan setelah musda. Jadi rangkaiannya cukup padat dan bergerak cepat,” tutup Raymond.(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *