August 30, 2025


Mediasiutama, TENGGARONG – Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) terus berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor kuliner, khususnya pada profesi chef, demi memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Langkah nyata dilakukan melalui penyelenggaraan pelatihan dan uji sertifikasi profesi kuliner, yang telah dilaksanakan selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (3–5/6/2025), di SMK Negeri 1 Tenggarong.

Kepala Bidang Pengembangan SDM Dispar Kukar, Antoni Kusbiantoro, menyampaikan bahwa program ini menjadi upaya strategis pihaknya dalam menjembatani dunia pendidikan dan industri kuliner yang terus berkembang di Kukar.

“SMKN 1 Tenggarong memiliki fasilitas dapur praktik dengan standar industri dan didukung tenaga pengajar yang kompeten,” ungkap Antoni belum lama ini.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat relevan untuk memastikan uji kompetensi dilakukan secara profesional, baik dari sisi fasilitas maupun asesmen langsung yang sesuai standar.

Pelaksanaan uji kompetensi dilakukan secara praktik, mulai dari proses perencanaan menu, teknik memasak, hingga penyajian yang dinilai langsung oleh asesor profesional dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terakreditasi.

“Peserta uji sertifikasi berasal dari berbagai kalangan, termasuk lulusan SMK, pelaku UMKM kuliner, hingga tenaga kerja profesional,” jelas Antoni, menekankan luasnya jangkauan pelatihan ini.

Menurutnya, dapur praktik yang digunakan juga sudah memenuhi standar industri jasa boga, sehingga asesmen keterampilan peserta bisa dilakukan secara objektif dan kredibel.

Antoni juga menyampaikan bahwa kehadiran asesor dari LSP resmi bertujuan menjamin kualitas penilaian dan memberikan pengakuan resmi atas kompetensi para peserta.

“Dengan sertifikat kompetensi, chef memiliki peluang kerja lebih luas di berbagai lini industri, mulai dari hotel, restoran, hingga usaha kuliner mandiri,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa program pelatihan ini tidak hanya menjadi agenda pelengkap, tetapi bagian dari strategi jangka panjang Dispar Kukar untuk membangun daya tarik wisata dari sisi kuliner.

“Program ini adalah investasi untuk jangka panjang. Sektor kuliner punya potensi besar sebagai identitas lokal yang bisa memperkuat ekonomi,” tambahnya.

Tak hanya berhenti pada profesi chef, Antoni memastikan pihaknya akan terus memperluas cakupan pelatihan dan sertifikasi ke profesi lain yang masuk dalam rantai ekonomi kreatif.

Ia menegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya dari sisi destinasi wisata, tetapi juga dari kualitas SDM pelaku industri yang kompeten dan bersertifikat.

“Dengan langkah ini, kita yakin Kukar akan memiliki pelaku industri pariwisata yang lebih siap dan mampu bersaing secara profesional,” tutup Antoni.

Adv/Dispar Kukar

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *