February 1, 2026

Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang penyelamatan terus dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satunya melalui kegiatan sharing knowledge bertema keselamatan dan penyelamatan berisiko tinggi yang digelar di Mako Damkarmatan Kukar, Jalan Aji Pangeran Mangkunegoro No. 03, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kamis (22/01/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh PT Sentama Prima Karsa dan menjadi kunjungan ketiga perusahaan tersebut ke Kalimantan Timur, sekaligus kunjungan kedua yang secara khusus ditujukan bagi Damkarmatan Kukar. Materi yang diberikan berfokus pada prosedur penyelamatan di ruang terbatas (confined space rescue procedure), sistem deteksi gas (gas detection system), serta sistem perlindungan pernapasan (respiratory protection system), yang dikenal sebagai salah satu jenis operasi penyelamatan dengan tingkat risiko tinggi.

Pelatihan dikemas secara komprehensif dengan mengombinasikan sesi teori selama setengah hari pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan sesi praktikal di lapangan. Pendekatan ini bertujuan agar peserta tidak hanya memahami konsep secara akademis, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung sesuai standar keselamatan.

Produk Spesialis PT Sentama Prima Karsa, Armand Udiana, dalam sambutannya menegaskan bahwa perusahaannya tidak hanya berorientasi pada distribusi alat-alat keselamatan dan penyelamatan, melainkan juga memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap alat digunakan dengan benar oleh penggunanya.

“Alat keselamatan tidak akan berarti apa-apa tanpa pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Kami merasa berkewajiban untuk memastikan bahwa para penyelamat memahami risiko yang dihadapi serta prosedur kerja yang aman,” ujar Armand.

Ia menjelaskan, penyelamatan di ruang terbatas memiliki tantangan tersendiri karena potensi bahaya seperti kekurangan oksigen dan keberadaan gas beracun kerap tidak terdeteksi oleh indra manusia. Oleh sebab itu, penggunaan alat deteksi gas dan sistem perlindungan pernapasan menjadi komponen krusial dalam setiap operasi.

Armand juga memberikan pesan penting bagi masyarakat umum agar tidak gegabah saat menghadapi kejadian di ruang terbatas. Menurutnya, tindakan spontan tanpa pengetahuan justru dapat menambah jumlah korban.

“Memanggil bantuan profesional seperti Damkarmatan adalah bentuk pertolongan yang paling aman dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sesi praktikal yang digelar setelah pemaparan materi teori menjadi bagian yang paling dinantikan.

Para anggota tim rescue Damkarmatan Kukar mendapatkan kesempatan melakukan simulasi penyelamatan secara langsung, mulai dari pengukuran kualitas udara hingga evakuasi korban di ruang terbatas dengan pendampingan instruktur berpengalaman.

Kepala Tim Rescue Damkarmatan Kukar, Ahmad Sudirman, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyebutnya sangat relevan dengan tantangan tugas di lapangan. Ia berharap pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar kompetensi personel tetap terjaga dan peralatan selalu dalam kondisi layak pakai.

Sementara itu, Kepala Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, menegaskan komitmen institusinya untuk terus meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan tim melalui berbagai pelatihan, baik internal maupun kolaborasi dengan pihak eksternal.

“Keselamatan personel adalah prioritas utama.

Dengan pengetahuan, keterampilan, dan peralatan yang sesuai standar, kami dapat memberikan pelayanan darurat yang lebih aman dan profesional kepada masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif antara dunia usaha dan instansi pelayanan publik dalam membangun budaya keselamatan, sekaligus memperkuat kesiapan daerah menghadapi berbagai potensi kedaruratan di masa mendatang.(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *