Mediasiutama.com, Sangasanga – Event Trail Tranksang 7 Sangasanga sukses digelar pada Sabtu (31/01/2026) dengan titik start dan finish di Lapangan Taman Palagan RT 12, Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini menjadi magnet bagi para pencinta olahraga trail dan adventure, tidak hanya dari Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tetapi juga dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur.
Ajang olahraga berbasis petualangan alam tersebut secara resmi dibuka oleh Pembina Trail Adventure Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, yang sekaligus menyampaikan sambutan pembuka pada pagi hari. Dalam sambutannya, Edi Damansyah menegaskan bahwa olahraga trail merupakan ruang positif untuk membangun karakter pemuda, memperkuat solidaritas komunitas, serta menumbuhkan semangat kebersamaan lintas daerah.
“Trail adventure bukan sekadar hobi atau adu ketangkasan, tetapi juga sarana membangun persaudaraan, disiplin, dan kecintaan terhadap alam. Saya mengapresiasi konsistensi panitia dan komunitas dalam menjaga semangat kebersamaan ini,” ujar Edi Damansyah.
Turut hadir dan memberikan dukungan penuh, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara, Aji Ali Husni, A.B, yang hadir sebagai narasumber sekaligus perwakilan pemerintah daerah. Hadir pula unsur Forkopimcam Sangasanga, panitia pelaksana, serta berbagai komunitas trail yang memadati lokasi kegiatan.
Aji Ali Husni menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas antusiasme dan sportivitas yang ditunjukkan selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan bahwa event Trail Tranksang 7 tidak hanya berfungsi sebagai ajang olahraga ekstrem, tetapi juga sebagai wadah konsolidasi komunitas adventure serta sarana pembinaan pemuda yang sehat dan terarah.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh pencinta trail, khususnya dari Kukar dan daerah lainnya. Semoga seluruh peserta senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT selama mengikuti kegiatan ini,” ungkap Aji Ali Husni.
Ia juga menaruh harapan besar agar kegiatan semacam ini terus berlanjut dan menjadi ruang positif bagi generasi muda dalam menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga ekstrem. Menurutnya, olahraga trail tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga melatih mental, kedisiplinan, keberanian, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Yang menarik, peserta Trail Tranksang 7 tidak hanya berasal dari Kabupaten Kutai Kartanegara, melainkan juga diikuti oleh komunitas trail dari berbagai kabupaten/kota lain seperti Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), Paser, Kutai Timur, Bontang, hingga Berau. Kehadiran peserta lintas daerah ini semakin menegaskan posisi Trail Tranksang sebagai ajang regional yang diperhitungkan.
Selain berdampak pada penguatan komunitas olahraga, event ini juga dinilai mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal. Kehadiran ratusan peserta dan penonton memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar, sekaligus memperkenalkan potensi Sangasanga sebagai lokasi strategis pengembangan sport tourism di Kutai Kartanegara.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa Trail Tranksang 7 dirancang tidak hanya sebagai event tahunan, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga adventure yang inklusif dan berkelanjutan, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Melalui event ini, Sangasanga kembali menegaskan perannya sebagai ruang kolaborasi antara olahraga, pemuda, dan masyarakat, yang tumbuh dalam semangat sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan lintas daerah.(Yuliana W)

