January 31, 2026

Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) Cabang Kutai Kartanegara menggelar perayaan Natal dan Syukuran Tahun Baru 2026 sebagai ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan kohesi sosial masyarakat Dayak di daerah. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis malam (30/1/2026) tersebut dipusatkan di Aula Serbaguna Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara, dan dihadiri lintas unsur pemerintah serta tokoh-tokoh adat dan organisasi Dayak.

Acara yang dimulai sejak pukul 17.30 hingga 20.00 WITA ini berlangsung dalam suasana khidmat namun penuh kehangatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah Natal, dilanjutkan syukuran Tahun Baru, serta ditutup dengan pembagian doorprize yang menambah semarak kebersamaan.

Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga wadah konsolidasi sosial yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat toleransi dan persaudaraan.

Sejumlah pejabat dan tokoh penting tampak hadir, di antaranya Asisten Bupati Kutai Kartanegara Bidang Pembangunan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar Aji Ali Husni, Ketua PDKT Cabang Kutai Kartanegara Maria Ester, Sekretaris Umum Kerukunan Dayak Kenyah Gilbert Libun Abram, Ketua Persatuan Dayak Lundayeh, serta pengurus PDKT dari berbagai kecamatan. Kehadiran mereka mencerminkan kuatnya dukungan pemerintah daerah terhadap aktivitas keagamaan dan kebudayaan masyarakat Dayak.

Dalam sambutannya, Ketua PDKT Cabang Kutai Kartanegara, Maria Ester, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara atas fasilitasi dan perhatian yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya bersifat simbolik, melainkan konkret dan berdampak langsung bagi keberlangsungan kegiatan masyarakat adat.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sangat mendukung kegiatan kami. Mulai dari penggunaan gedung yang difasilitasi Dispora hingga partisipasi langsung Kadispora yang menyumbangkan doorprize utama berupa sepeda. Dukungan ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap kehidupan keagamaan dan kebudayaan masyarakat Dayak,” ungkap Maria Ester.

Salah satu sorotan dalam kegiatan ini adalah pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi kepada peserta. Doorprize utama berupa sepeda diketahui merupakan sumbangan langsung dari Kadispora Kukar, sementara hadiah lainnya berasal dari panitia pelaksana. Selain menambah kemeriahan, hal tersebut dinilai sebagai simbol kedekatan dan keterlibatan pemerintah dalam kegiatan masyarakat.

Lebih dari sekadar perayaan tahunan, Natal dan Syukuran Tahun Baru PDKT Kukar dipandang sebagai momentum strategis untuk mempererat kebersamaan, memperkuat identitas budaya Dayak, serta membangun sinergi berkelanjutan dengan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terbangun komunikasi yang harmonis dan kolaboratif demi menjaga persatuan, toleransi, serta stabilitas sosial di Kutai Kartanegara yang majemuk.(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *