February 15, 2026

Mediasiutama.com, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi mengukuhkan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Cabang Kutai Kartanegara sebagai langkah strategis memperkuat penanaman nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Pengukuhan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ideologi Pancasila di tengah tantangan globalisasi yang kian kompleks.

Kegiatan berlangsung di Ruang Lantai 1 Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kukar, Selasa (10/2/2026), dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar Rinda Desianti, serta Kepala Departemen Peningkatan Kompetensi DPPI, Dede Sutrisna.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa kehadiran Duta Pancasila bukan sekadar simbol atau kegiatan seremonial, melainkan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Ia menilai generasi muda harus berada di garis depan dalam menjaga persatuan, toleransi, serta semangat kebhinekaan.

“Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan toleransi. Melalui Duta Pancasila, nilai-nilai kebangsaan diharapkan tidak hanya dipahami, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Aulia, perkembangan teknologi informasi dan arus globalisasi membawa tantangan ideologis yang tidak ringan. Berbagai paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila dapat dengan mudah masuk ke ruang digital yang akrab dengan generasi muda. Karena itu, diperlukan peran aktif anak-anak muda untuk menjadi benteng ideologis sekaligus penyebar nilai kebangsaan.

Ia menambahkan, DPPI diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan karakter, kepemimpinan, dan semangat nasionalisme. Keberadaan organisasi ini dinilai penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai moral dan kebangsaan.

Sementara itu, Kepala Departemen Peningkatan Kompetensi DPPI, Dede Sutrisna, menekankan bahwa peran Duta Pancasila harus diwujudkan melalui aksi nyata. Ia menegaskan bahwa para duta tidak boleh hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi teladan dan penggerak di lingkungan masing-masing.

“Duta Pancasila harus menjadi pelopor dalam menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila melalui edukasi, keteladanan, dan kegiatan sosial. Mereka harus hadir di tengah masyarakat sebagai contoh nyata generasi berkarakter,” katanya.

Pengukuhan DPPI Kukar dilaksanakan bersamaan dengan agenda lain, yakni pengukuhan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) serta entry meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Meski digelar dalam rangkaian kegiatan yang sama, pengukuhan DPPI tetap menjadi fokus utama sebagai bagian dari penguatan ideologi Pancasila di daerah.

Melalui pengukuhan ini, Pemkab Kukar berharap para Duta Pancasila dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

Tidak hanya sebagai simbol kebangsaan, mereka diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam menjaga persatuan, memperkuat karakter bangsa, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat Kutai Kartanegara.

(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *