Mediasiutama.com, LOA KULU – Upaya membangun kebersamaan sekaligus memperkuat stabilitas keamanan wilayah terus didorong di Kecamatan Loa Kulu. Hal itu tercermin dalam kegiatan bertajuk “Santai Dari Kita Untuk Kita” yang digelar di Taman Literasi Loa Kulu, Rabu (11/2/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam suasana yang santai namun sarat pesan kebersamaan.
Acara yang diprakarsai Pemerintah Desa Loa Kulu Kota tersebut dihadiri langsung Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoro, S.H., M.H., Kepala Desa Loa Kulu Kota, para Ketua RT, tokoh masyarakat, Bhayangkari Ranting Loa Kulu, komunitas seni, serta warga sekitar.
Kehadiran lintas unsur ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman lingkungan.
Dalam sambutannya, AKP Hari Supranoro menegaskan bahwa keamanan tidak bisa dibangun secara sepihak. Menurutnya, rasa aman lahir dari kesadaran kolektif masyarakat yang merasa memiliki ruang hidupnya sendiri.
Ia menyebut, keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan merupakan fondasi utama terciptanya situasi yang kondusif.
“Ketika masyarakat merasa memiliki lingkungannya, kepedulian akan tumbuh secara alami. Dari situlah keamanan dan keharmonisan dapat terbangun,” ujarnya.
Kapolsek juga mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Loa Kulu Kota yang menghadirkan Taman Literasi sebagai ruang publik yang sehat dan produktif. Menurutnya, keberadaan ruang interaksi sosial semacam itu mampu menekan potensi konflik sekaligus mendorong kegiatan kreatif yang positif bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, AKP Hari Supranoro turut menyampaikan ucapan selamat kepada insan pers yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kutai Kartanegara, bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional. Ia menilai media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang berimbang serta memperkuat transparansi kinerja aparat dan pemerintah.
“Pers adalah mitra penting dalam menyampaikan pesan edukatif kepada masyarakat. Sinergi yang baik akan meningkatkan kepercayaan publik,” tegasnya.
Selain itu, Kapolsek juga menginformasikan adanya rotasi personel di lingkungan Polsek Loa Kulu. Bhabinkamtibmas Desa Loa Kulu Kota, Aiptu Hindarto, akan memasuki masa purna tugas, dan posisinya akan segera diisi oleh personel baru guna menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.
Isu pemberantasan narkotika menjadi salah satu fokus utama dalam dialog tersebut. AKP Hari menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Ia mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu, jajaran Polsek Loa Kulu berhasil mengungkap kasus narkotika yang melibatkan pelaku usia produktif.
Menurutnya, ancaman narkoba bersifat destruktif dan dapat merusak masa depan generasi muda. Oleh karena itu, langkah pencegahan dan penindakan akan terus diperkuat, terutama karena Loa Kulu merupakan kawasan yang berkembang dengan aktivitas industri dan perusahaan.
Menjelang bulan suci Ramadan, Polsek Loa Kulu juga akan meningkatkan patroli pada titik-titik rawan. Potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar, pesta minuman keras, dan aktivitas yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat menjadi prioritas pengawasan.
Pendekatan yang diterapkan, lanjutnya, tetap mengedepankan cara-cara humanis namun terukur agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Kegiatan “Santai Dari Kita Untuk Kita” menjadi simbol kuatnya sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial sekaligus menjaga Loa Kulu tetap kondusif, khususnya menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
(Yuliana W)

