Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan dukungan penuh terhadap keberadaan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kalimantan Timur sebagai pusat pendidikan seni di Bumi Etam. Hal ini disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, M. Syirajudin, saat menghadiri acara penerimaan mahasiswa baru ISBI Kaltim tahun akademik 2025/2026 di Museum Mulawarman, Tenggarong, Senin (15/9/2025).
Dalam sambutannya, M. Syirajudin mengatakan bahwa seni dan budaya merupakan kekuatan besar yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurutnya, Kaltim bukan hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki warisan budaya dan tradisi yang bernilai tinggi.
“Kalimantan Timur harus melahirkan generasi muda kreatif yang mampu menjaga dan mengembangkan kekayaan seni serta budaya daerah. Kehadiran ISBI Kaltim menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendukung ekonomi kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Syirajudin.
Ia juga berharap mahasiswa baru ISBI Kaltim dapat memanfaatkan masa studi sebaik mungkin, tidak hanya untuk memperdalam teori dan praktik seni, tetapi juga untuk melahirkan karya-karya inovatif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mahasiswa jangan hanya belajar di ruang kelas. Seni itu hidup di tengah masyarakat. Karena itu, saya mengajak adik-adik semua untuk terlibat dalam pengabdian, riset, dan inovasi yang mampu mengangkat harkat budaya daerah,” tegasnya.
Acara penerimaan mahasiswa baru ISBI Kaltim tahun ini diikuti oleh 49 mahasiswa, terdiri dari 11 orang Prodi Tari, 7 orang Prodi Etnomusikologi, 14 orang Prodi Kriya, serta 17 orang Prodi Film dan Televisi. Mereka terpilih dari 196 pendaftar yang mengikuti seleksi sejak Mei hingga Agustus 2025.
Di akhir sambutannya, M. Syirajudin menegaskan komitmen Pemprov Kaltim untuk terus mendukung keberadaan ISBI Kaltim, baik melalui kerja sama program maupun fasilitasi pengembangan sumber daya. “Kami percaya, seni dan budaya akan menjadi bagian penting dari pembangunan Kaltim yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Yuliana W)

