Wakil Bupati Kutim,Mahyunadi

Mediasiutama.com, KUTAI TIMUR-Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus mendorong pengembangan sektor perikanan air tawar sebagai peluang ekonomi baru yang dinilai memiliki potensi besar untuk melengkapi kekuatan sektor perkebunan kelapa sawit yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program peningkatan produksi dan pembinaan usaha perikanan, dengan harapan mampu membuka alternatif mata pencaharian masyarakat sekaligus memperkuat struktur ekonomi Kutai Timur agar semakin beragam dan berkelanjutan.
Di tengah dominasi sektor perkebunan sawit yang masih menjadi pilihan utama warga karena kestabilan pendapatan dan daya serap tenaga kerja yang tinggi, pemerintah daerah melihat sektor perikanan air tawar sebagai peluang yang menjanjikan untuk dikembangkan secara bertahap dan terarah.
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menyampaikan bahwa pemerintah memahami pilihan masyarakat yang saat ini masih banyak bergantung pada sawit dan perusahaan besar, sekaligus tetap optimistis sektor perikanan memiliki ruang tumbuh yang sangat luas ke depan.
“Perikanan air tawar di Kutai Timur sebenarnya memiliki peluang besar, dan ke depan kami ingin sektor ini terus berkembang sebagai alternatif usaha yang bisa menambah sumber pendapatan masyarakat,” ujar Mahyunadi saat ditemui belum lama ini.
Menurut Mahyunadi, sektor sawit yang selama ini mendominasi perekonomian daerah patut diapresiasi karena telah memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Kutai Timur, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi pembangunan daerah.
“Sawit telah menjadi tulang punggung ekonomi daerah, menyerap banyak tenaga kerja, dan memberikan hasil yang jelas, sehingga keberadaannya tetap menjadi kekuatan utama yang terus kita jaga,” tuturnya.
Di sisi lain, Mahyunadi menilai pengembangan perikanan air tawar dapat menjadi langkah strategis untuk memperkaya pilihan usaha masyarakat, terutama bagi generasi muda yang memiliki semangat inovasi dan ketertarikan pada pengelolaan usaha berbasis teknologi dan kreativitas.
“Kami berharap anak-anak muda bisa melihat perikanan air tawar sebagai peluang yang menarik, karena dengan pengelolaan yang tepat, sektor ini bisa memberikan nilai tambah dan membuka lapangan kerja baru,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa penguatan sektor perikanan tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran sawit, melainkan untuk menciptakan keseimbangan ekonomi daerah agar Kutai Timur tidak bergantung pada satu sektor saja dalam jangka panjang.
Pemerintah daerah menilai keberagaman sektor ekonomi penting untuk menghadapi tantangan global, termasuk fluktuasi harga komoditas, sehingga daerah memiliki ketahanan ekonomi yang lebih kuat dan adaptif.
Mahyunadi menambahkan, Kutai Timur memiliki potensi sumber daya air yang cukup besar, yang apabila dikelola dengan pendekatan modern dan didukung pendampingan berkelanjutan, dapat menjadi fondasi kuat bagi pengembangan perikanan air tawar.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, lanjutnya, akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam mengembangkan sektor-sektor produktif berbasis potensi lokal yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Melalui pengembangan perikanan air tawar, Kutai Timur diharapkan mampu memperluas basis ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan peluang usaha baru yang tumbuh seiring dengan sektor perkebunan dan industri yang telah lebih dulu berkembang.
Dengan langkah bertahap dan dukungan kebijakan yang konsisten, sektor perikanan diyakini dapat menjadi salah satu pilar tambahan dalam pembangunan ekonomi Kutai Timur di masa mendatang.(Adv/Diskominfo Staper Kutim)

