April 8, 2026

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan

Mediasiutama.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus memperkuat pembangunan fasilitas olahraga di seluruh kecamatan, sebagai bagian dari upaya memberikan akses yang layak bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat di berbagai wilayah, termasuk daerah pedalaman yang selama ini minim sarana.

Langkah tersebut menekankan pemerataan, sehingga tidak hanya kota yang menikmati fasilitas olahraga, tetapi seluruh kecamatan, termasuk Muara Ancalong, yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur memadai. Kebijakan ini menjadi prioritas untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam olahraga sekaligus membentuk karakter generasi muda Kutim.

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menyampaikan bahwa perhatian terhadap pengembangan olahraga harus bersifat inklusif, melibatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha agar pembangunan sarana dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh.

“Kondisi ini menjadi perhatian kami. Pemerintah tentu berupaya mendukung, tapi kita juga berharap ada kolaborasi dari masyarakat dan pihak swasta untuk turut peduli,” ujar Basuki belum lama ini.

Ia menambahkan bahwa ketergantungan hanya pada anggaran pemerintah akan memperlambat proses, sehingga partisipasi swasta dan komunitas lokal menjadi strategi penting untuk memperluas akses olahraga bagi anak-anak muda agar memiliki kegiatan positif yang menghindarkan mereka dari pengaruh negatif.

“Kalau hanya mengandalkan anggaran pemerintah tentu butuh waktu panjang. Karena itu, kami mengajak pelaku usaha di kecamatan untuk bersama-sama membangun semangat olahraga. Tujuannya agar anak-anak muda kita punya kegiatan positif dan terhindar dari hal-hal negatif,” jelas Basuki, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.

Lebih jauh, Dispora akan membangun komunikasi dan koordinasi intensif dengan camat, komunitas lokal, dan pihak swasta, agar setiap desa memiliki fasilitas olahraga yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan rekreatif maupun kompetitif. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga mempererat kebersamaan, menumbuhkan karakter, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kutim.

“Melalui kolaborasi ini, kita ingin olahraga berkembang hingga ke tingkat desa, menjadi wadah positif bagi masyarakat sekaligus membangun generasi muda yang sehat, disiplin, dan kreatif,” tambah Basuki, menegaskan bahwa pembangunan sarana olahraga adalah investasi jangka panjang bagi Kutai Timur.

Dengan strategi pembangunan yang inklusif dan melibatkan berbagai pihak, Pemkab Kutim berharap seluruh wilayah dapat merasakan manfaat fasilitas olahraga, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta membangun budaya hidup sehat yang merata di 18 kecamatan.(Adv/Diskominfo Staper Kutim)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *