Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Upaya pencarian terhadap Rizky Tri Handoko, korban hilang akibat tenggelamnya sebuah perahu di Sungai Astiku, Desa Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, kembali dilanjutkan pada Selasa pagi (6/1/2025). Operasi pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WITA setelah sebelumnya dihentikan sementara pada dini hari sekitar pukul 03.30 WITA guna memberikan waktu istirahat bagi personel usai pelaksanaan salat Subuh.
Pencarian hari kedua ini melibatkan kekuatan gabungan dari berbagai unsur, menunjukkan sinergi antara aparat, relawan, dan masyarakat. Total sebanyak 47 personel dikerahkan dari sembilan unsur berbeda, terdiri atas TNI Angkatan Laut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara, relawan pemadam kebakaran (Redkar), tim lokal, keluarga korban, hingga warga setempat. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dalam situasi darurat kemanusiaan.
Adapun unsur yang terlibat antara lain TNI-AL sebanyak tiga personel, Mako Damkarmatan Kukar empat personel, Damkarmatan Pos Sektor Sanga-Sanga enam personel, Redkar Pendingin sepuluh personel, Redkar Kota Juang tiga personel, Tim Astiku Sakti sepuluh personel, keluarga korban tujuh orang, masyarakat enam orang, serta satu personel dari ERT BAS.
Seluruh tim bergerak dengan pembagian tugas yang terkoordinasi, menyisir alur sungai dan area yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
Kendala utama yang dihadapi dalam operasi ini adalah kondisi arus Sungai Astiku yang cukup deras. Situasi tersebut menuntut kehati-hatian ekstra dalam setiap pergerakan, baik menggunakan perahu maupun penyisiran manual di sepanjang tepian sungai.
Faktor keselamatan personel menjadi prioritas, tanpa mengurangi intensitas dan kesungguhan upaya pencarian.
Ahmad Sudirman, anggota Tim Rescue dari Markas Operasi Damkarmatan Kukar, menegaskan bahwa seluruh unsur tetap berkomitmen penuh dalam proses pencarian. Ia menyampaikan bahwa operasi akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan koordinasi dan kewaspadaan di lapangan.
“Kami bersama seluruh tim gabungan tidak akan menghentikan upaya ini. Pencarian terhadap saudara Rizky Tri Handoko akan terus dilakukan hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.
Peristiwa tenggelamnya perahu tersebut terjadi pada Senin malam (5/1/2025) sekitar pukul 19.25 WITA di perairan depan Jetty PT Astiku Sakti. Dalam kejadian itu, tiga orang berada di dalam perahu.
Dua penumpang lainnya berhasil diselamatkan dan dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara Rizky Tri Handoko dinyatakan hilang dan diduga terbawa arus sungai.
Hingga kini, seluruh tim gabungan masih terus melakukan penyisiran secara menyeluruh, diiringi harapan dan doa dari keluarga serta masyarakat.
Operasi pencarian ini tidak hanya menjadi upaya teknis penyelamatan, tetapi juga cerminan solidaritas kemanusiaan di tengah musibah yang menimpa warga Kutai Kartanegara.(Yuliana W)

