Mediasiutama.com, Balikpapan – Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik terus digencarkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur melalui program unggulan Polantas Menyapa. Kegiatan yang digelar oleh Seksi BPKB pada Selasa (14/4/2026) ini menjadi salah satu wujud konkret transformasi pelayanan yang lebih humanis, cepat, dan responsif di lingkungan kepolisian.
Bertempat di Kantor Pelayanan BPKB, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 11.00 Wita tersebut difokuskan pada pendampingan langsung kepada masyarakat yang tengah mengurus dokumen Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Kehadiran petugas secara aktif di tengah masyarakat bukan sekadar memberikan layanan administratif, melainkan juga membangun komunikasi yang lebih dekat dan solutif terhadap setiap kendala yang dihadapi pemohon.
Dalam pelaksanaannya, personel Ditlantas tidak hanya menjalankan prosedur pelayanan, tetapi juga memastikan setiap proses berjalan dengan pendekatan yang ramah dan profesional. Pendampingan ini terbukti mampu memangkas kebingungan masyarakat, mempercepat alur pelayanan, serta menciptakan pengalaman yang lebih nyaman bagi pemohon. Hal tersebut sejalan dengan semangat reformasi birokrasi Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Program Polantas Menyapa juga menjadi refleksi dari komitmen institusi kepolisian dalam meningkatkan kualitas registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Dengan pelayanan yang lebih terbuka dan interaktif, masyarakat tidak hanya menjadi objek layanan, tetapi juga mitra dalam menciptakan sistem administrasi yang transparan dan akuntabel.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.
Sinergi antar personel di lapangan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan program ini. Dokumentasi kegiatan yang turut dilampirkan dalam laporan resmi menunjukkan keseriusan Ditlantas dalam menjaga akuntabilitas serta evaluasi berkelanjutan terhadap setiap program pelayanan.
Ke depan, Polantas Menyapa diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan terus berkembang sebagai budaya pelayanan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Timur. Dengan pendekatan yang semakin humanis dan adaptif, program ini diyakini mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong terciptanya pelayanan kepolisian yang modern, transparan, dan berintegritas.
(Yuliana w)

