April 6, 2026

Mediasiutama.com, Kutai Kartanegara – Kecamatan Sanga-Sanga memasuki fase krusial dalam persiapan penyelenggaraan rangkaian perayaan Merah Putih 2026. Menjelang puncak kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Januari 2026, pemerintah kecamatan memastikan bahwa sebagian besar aspek teknis dan nonteknis telah berada pada jalur yang tepat, dengan tingkat kesiapan mencapai 80 persen.

Camat Sanga-Sanga, Muhammad Dachriansyah, S.Sos., M.Si., dalam keterangannya di Kantor Kecamatan pada Jumat (23/01/2026), menyampaikan bahwa tahapan yang tersisa lebih difokuskan pada penyempurnaan akhir (finishing), baik dari sisi teknis lapangan maupun koordinasi antarinstansi.

Menurutnya, pembentukan panitia pelaksana telah rampung dan seluruh unsur yang terlibat kini aktif bekerja sesuai dengan pembagian tugas masing-masing.

Sebagai wilayah yang menjadi pusat kegiatan, Kecamatan Sanga-Sanga berperan sebagai koordinator utama yang menjembatani kepentingan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan perangkat daerah, instansi vertikal, serta unsur masyarakat.

Penentuan pejabat inspektur upacara hingga pengaturan kehadiran tamu undangan dari tingkat provinsi dan kabupaten telah masuk dalam agenda finalisasi.

Rangkaian kegiatan Merah Putih dirancang berlangsung berlapis dan berkelanjutan.

Dimulai pada 25 Januari 2026, kegiatan Goes Merah Putih akan menempuh rute Tenggarong Sanga-Sanga dengan dukungan dan koordinasi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Pada malam harinya, masyarakat akan diajak mengikuti doa bersama sebagai bentuk refleksi dan penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan, dengan koordinasi lanjutan terkait kehadiran pejabat daerah yang direncanakan memimpin kegiatan tersebut.

Agenda berlanjut pada 26 Januari melalui pelepasan Napak Tilas, Pesta Rakyat Merah Putih, serta pembukaan ekspo dan pasar UMKM. Camat menjelaskan bahwa penyelenggaraan ekspo tahun ini disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah.

Meski dalam skala lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya, kegiatan tersebut tetap melibatkan enam OPD serta sekitar 20 blok tenda yang diisi perusahaan dan pelaku UMKM lokal di sekitar Lapangan Merah Putih Sanga-Sanga.

Puncak perayaan pada 27 Januari akan ditandai dengan upacara utama di Lapangan Palagan Sanga-Sanga, lokasi yang sebelumnya telah digunakan pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

Momentum tersebut juga dirangkai dengan peresmian Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan patung Bung Karno sebagai simbol penghormatan terhadap Proklamator Republik Indonesia, yang dijadwalkan diresmikan oleh Wakil Bupati Kutai Kartanegara.

Untuk memastikan kelancaran kegiatan, seluruh lurah di wilayah Kecamatan Sanga-Sanga dilibatkan secara aktif dalam struktur kepanitiaan.

Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala melalui sub-koordinator pelaksana agar setiap potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini.

“Perayaan ini bukan hanya tentang seremoni, tetapi juga tentang dampak ekonomi dan kenyamanan masyarakat. Kami berharap kegiatan Merah Putih mampu menggerakkan UMKM lokal sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan yang aman dan menyenangkan bagi seluruh warga,” tegas Muhammad Dachriansyah.(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *