Mediasiutama.com, KUTAI KARTANEGARA – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, jajaran Polsek Loa Kulu bersama unsur Muspika melakukan pengecekan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Loa Kulu, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kamis (5/2/2026) pagi.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan sembako bagi masyarakat.
Kegiatan pengecekan dipimpin langsung Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, S.H., M.H., dan diikuti unsur kecamatan, Koramil, serta personel Polsek. Rombongan meninjau dua titik penjualan, yakni Toko Yandra milik Hendra dan pedagang sembako milik Juhairiyah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan harga sembako tetap terkendali serta stok tersedia menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan. Ia juga menegaskan pentingnya kejujuran dalam berdagang, termasuk memperhatikan masa kedaluwarsa barang dan ketepatan timbangan.
“Kehadiran kami bersama unsur Muspika untuk memastikan harga tetap stabil dan stok sembako tersedia. Kami juga mengingatkan agar pedagang tidak menjual barang kedaluwarsa serta memperhatikan akurasi timbangan agar tidak merugikan konsumen,” ujar AKP Hari Supranoto saat berdialog dengan pedagang.
Dari hasil pengecekan, ditemukan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, meskipun masih dalam batas wajar. Gula pasir yang sebelumnya Rp15.800 per kilogram naik menjadi Rp16.000 per kilogram. Bawang merah meningkat dari Rp27.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, sementara cabai kecil naik dari Rp63.000 menjadi Rp70.000 per kilogram. Minyak goreng curah juga mengalami kenaikan dari Rp27.000 menjadi Rp28.000 per liter.
Sementara itu, harga beras dan telur dilaporkan masih relatif stabil tanpa kenaikan signifikan.
Para pedagang menyampaikan bahwa kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh harga dari distributor atau grosir yang sudah lebih dulu meningkat. Kondisi tersebut membuat harga di tingkat pasar ikut menyesuaikan.
Kapolsek Loa Kulu menegaskan bahwa kegiatan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang Ramadan, untuk mencegah praktik penimbunan maupun lonjakan harga yang tidak wajar.
Selain itu, koordinasi dengan pihak terkait akan diperkuat guna menjaga stabilitas pasokan bahan pokok di wilayah Kecamatan Loa Kulu.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.45 hingga 10.15 WITA itu berjalan aman, tertib, dan kondusif. Langkah proaktif tersebut diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadan.(Yuliana W)

