Mediasiutama.com, KUTAI KARTANEGARA – Guna memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pengguna jasa penyeberangan, Polsek Loa Kulu melaksanakan kegiatan pengecekan sarana dan prasarana ferry di wilayah Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu, Kamis (5/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 Wita tersebut dipimpin langsung Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, S.H., M.H., bersama unsur TNI, Trantib, serta petugas pemadam kebakaran setempat.
Pengecekan dilakukan di dua titik penyeberangan, yakni Ferry “FATIMAH” di RT 005 dan Ferry “AFIFAH/FATIMAH 01” di RT 003 Desa Sepakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kelayakan operasional armada, khususnya terkait kelengkapan alat keselamatan seperti life jacket dan alat pemadam api ringan (APAR), yang menjadi faktor penting dalam menjamin keselamatan penumpang.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah unsur lintas instansi, di antaranya personel Polsek Loa Kulu, Koramil Loa Kulu, Trantib Kecamatan, serta petugas PMK. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi aparat dalam menjaga standar keselamatan transportasi air yang masih menjadi kebutuhan utama masyarakat setempat.
Dari hasil pengecekan di penyeberangan “FATIMAH” yang beroperasi pada rute Desa Sepakat menuju Dusun Banjar Baru, diketahui terdapat tiga unit armada, yakni KM Sumber Rizki 9, KM Sumber Rizki 1, dan KM Sumber Rizki 6. Kapasitas angkut masing-masing kapal berkisar antara 12 hingga 15 penumpang dengan fungsi angkut kendaraan roda dua dan roda empat. Namun, ditemukan sejumlah kekurangan, khususnya pada kelengkapan alat keselamatan.
Beberapa armada memiliki jumlah life jacket yang belum sesuai dengan kapasitas penumpang, sementara APAR yang tersedia dalam kondisi kosong bahkan ada armada yang tidak dilengkapi APAR sama sekali.
Sementara itu, pada penyeberangan “AFIFAH/FATIMAH 01” yang melayani rute Desa Sepakat menuju Desa Jongkang, terdapat satu unit armada dengan kapasitas 12 penumpang.
Kapal tersebut dilengkapi 11 life jacket, namun tidak memiliki APAR sebagai alat penanganan awal jika terjadi kebakaran.
Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, menegaskan bahwa pengecekan ini merupakan langkah preventif guna meminimalisir potensi kecelakaan di jalur penyeberangan. Ia juga mengimbau pengelola ferry untuk segera melengkapi alat keselamatan sesuai standar, termasuk memastikan APAR dalam kondisi siap pakai serta jumlah life jacket mencukupi kapasitas penumpang.
“Kami berharap pengelola dapat segera memenuhi standar keselamatan. Ini penting demi keamanan penumpang dan kelancaran operasional penyeberangan,” ujarnya.
Kegiatan pengecekan berakhir sekitar pukul 09.30 Wita dengan situasi aman dan kondusif. Polsek Loa Kulu menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan seluruh sarana transportasi air di wilayah tersebut memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman masyarakat serta menekan risiko kecelakaan di jalur penyeberangan.
(Yuliana W)

