April 6, 2026

Mediasiutama.com, KUTAI TIMUR – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak banjir dengan menggelar bakti sosial kesehatan di kawasan Gang Ruto, Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) ini bersinergi dengan Satuan Polisi Perairan (Sat Pol Air) sebagai bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Mahakam 2026.

Layanan kesehatan yang diberikan bersifat jemput bola, di mana tim medis mendatangi langsung lokasi warga yang terdampak banjir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang kesulitan menuju fasilitas kesehatan akibat kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga kemanusiaan. Menurutnya, pascabencana banjir, potensi munculnya berbagai penyakit harus menjadi perhatian utama.

“Dalam rangka Operasi Keselamatan Mahakam 2026, kami tidak hanya fokus pada aspek ketertiban, tetapi juga aksi kemanusiaan. Kami ingin memastikan warga yang terdampak banjir mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan tepat. Jangan sampai kondisi fisik warga menurun drastis akibat penyakit penyerta pascabanjir,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi kesehatan masyarakat, khususnya warga pesisir di Gang Ruto yang terdampak banjir. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, masyarakat diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.

Dalam kegiatan tersebut, tim Sidokkes memberikan layanan kesehatan secara komprehensif. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tanda-tanda vital seperti tekanan darah, nadi, suhu tubuh, dan pernapasan, serta pemeriksaan laboratorium darah sederhana untuk mendeteksi kondisi kesehatan warga secara lebih akurat.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, sebanyak 13 warga mendapatkan pelayanan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan sejumlah keluhan kesehatan yang umum terjadi pascabanjir, terutama akibat lingkungan yang lembap dan kurang higienis.

Beberapa diagnosa yang ditemukan antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dermatitis atau penyakit kulit, hipertensi, gastritis, reumatik, hingga diabetes melitus. Seluruh warga yang terdata mengalami keluhan kesehatan langsung diberikan obat-obatan secara gratis sesuai dengan indikasi medis masing-masing.

Kegiatan bakti sosial kesehatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Kutai Timur dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam berbagai situasi.

(Yuliana W)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *