April 6, 2026

Mediasiutama.com, Jakarta – BPJS Kesehatan memastikan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap berjalan optimal selama periode libur dan cuti bersama Lebaran 2026. Komitmen ini dilakukan agar peserta JKN tetap mendapatkan perlindungan kesehatan secara maksimal, meskipun berada di perjalanan mudik ataupun di kampung halaman.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa momentum mudik tidak boleh menjadi hambatan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan. Oleh karena itu, BPJS Kesehatan tetap menjaga keberlangsungan layanan baik melalui fasilitas kesehatan maupun layanan administrasi yang dapat diakses secara langsung maupun digital.

Menurutnya, prinsip portabilitas dalam program JKN menjadi kunci utama yang memungkinkan peserta tetap memperoleh pelayanan kesehatan di mana pun berada di seluruh wilayah Indonesia.

“Mudik tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk mendapatkan layanan kesehatan. Kami memastikan akses layanan Program JKN tetap terbuka sehingga masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan rasa aman dan tenang,” ujar Pujo di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Untuk mendukung kebutuhan administrasi peserta, BPJS Kesehatan tetap membuka layanan tatap muka di kantor cabang pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026. Layanan tersebut dibuka mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat. Langkah ini diambil guna memastikan peserta yang membutuhkan pelayanan langsung tetap dapat terlayani selama periode libur panjang.

Selain membuka layanan terbatas di kantor cabang, BPJS Kesehatan juga menyiagakan Posko Mudik pada 13 hingga 16 Maret 2026 di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur utama pemudik. Posko tersebut berada di lokasi-lokasi dengan mobilitas tinggi seperti Pelabuhan Merak, Rest Area Tol Cipali, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

Posko mudik tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga menjadi tempat konsultasi kesehatan serta bantuan administratif bagi peserta JKN yang mengalami kendala selama perjalanan.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan berbagai layanan digital yang telah disediakan. Hal ini penting guna menghindari antrean panjang serta memudahkan peserta dalam mengakses layanan secara cepat.

Beberapa layanan digital yang dapat dimanfaatkan antara lain aplikasi Mobile JKN untuk mengecek status kepesertaan maupun melakukan perubahan fasilitas kesehatan. Selain itu tersedia pula layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165 serta Care Center 165 yang beroperasi selama 24 jam untuk memberikan informasi dan menerima pengaduan dari masyarakat.

Sementara itu, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menjelaskan bahwa peserta yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan tetap dapat memperoleh layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) mana pun yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, meskipun peserta tidak terdaftar di fasilitas tersebut.

“Peserta JKN tetap dapat berobat di FKTP terdekat yang sedang beroperasi. Informasi mengenai fasilitas kesehatan yang tetap buka selama libur dapat diakses melalui aplikasi Aplicares,” jelasnya.

BPJS Kesehatan juga memastikan pasien dengan penyakit kronis yang tergabung dalam Program Rujuk Balik (PRB) tetap dapat memperoleh obat secara berkelanjutan selama masa libur Lebaran agar terapi pengobatan tidak terputus.

Di sisi lain, Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Bambang Wibowo, menyatakan bahwa seluruh rumah sakit di Indonesia akan tetap siaga selama periode libur Lebaran. Layanan penting seperti instalasi gawat darurat, rawat inap, hingga pelayanan cuci darah (hemodialisa) dipastikan tetap berjalan normal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain layanan kesehatan, koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pihak terkait keselamatan perjalanan. BPJS Kesehatan tetap bersinergi dengan Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kasi Kumpul Data Korlantas Polri, Sandhi Wiedyanoe, mengingatkan para pemudik agar selalu menjaga kondisi fisik selama perjalanan jauh. Ia menekankan pentingnya beristirahat yang cukup serta mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari risiko kecelakaan akibat kelelahan atau human error.

Dengan berbagai langkah tersebut, BPJS Kesehatan berharap masyarakat dapat menjalani tradisi mudik Lebaran dengan lebih aman dan nyaman, tanpa perlu khawatir terhadap akses layanan kesehatan di sepanjang perjalanan maupun saat berada di daerah tujuan.

(Yuliana w)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *