Mediasiutama.com, Tenggarong, Kutai Kartanegara – Mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga malam takbiran, jajaran Polres Kutai Kartanegara melalui Satuan Lalu Lintas menyiapkan berbagai langkah pengamanan serta rekayasa arus kendaraan di pusat Kota Tenggarong.
Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polres Kukar AKP Ahmad Fandoli, S.Tr.K.S.I.K saat ditemui di Pos Pelayanan Terpadu Taman Tanjong, Jalan Diponegoro, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kamis (12/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di ruang publik selama periode ibadah dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
AKP Ahmad Fandoli menjelaskan bahwa salah satu fokus pengamanan berada di kawasan pusat kota yang kerap menjadi titik keramaian masyarakat, terutama di sekitar Taman Tanjong dan Taman Musik Tenggarong. Kedua lokasi tersebut dalam beberapa bulan terakhir menjadi pusat aktivitas warga untuk bersantai maupun berburu kuliner saat sore hingga malam hari.
Menurut Fandoli, keberadaan pos pelayanan terpadu di kawasan tersebut bertujuan untuk memperkuat pengawasan sekaligus memudahkan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pos pelayanan ini kami dirikan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengantisipasi potensi kemacetan yang sering terjadi di kawasan pusat kota, khususnya pada jam-jam ramai selama Ramadan,” ujarnya.
Ia menuturkan, pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional apabila terjadi peningkatan volume kendaraan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penerapan sistem satu arah (one way) dari Jalan Diponegoro menuju jembatan di kawasan tersebut guna mengurai potensi kemacetan.
Selain rekayasa arus kendaraan, kepolisian juga menyiapkan pola pengamanan khusus pada malam takbiran. Pada momentum tersebut, biasanya terjadi peningkatan aktivitas masyarakat yang merayakan malam kemenangan dengan pawai kendaraan maupun kegiatan keagamaan di berbagai titik kota.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, personel kepolisian akan ditempatkan di sejumlah persimpangan strategis mulai dari kawasan Timbau hingga pusat Kota Tenggarong. Penempatan personel ini diharapkan mampu mengatur arus kendaraan serta mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di ruas jalan utama.
“Personel sudah kami ploting di sejumlah simpang yang berpotensi terjadi kemacetan. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan,” jelas Fandoli.
Langkah tersebut juga bertujuan memastikan kendaraan darurat seperti ambulans atau mobil pemadam kebakaran tetap dapat melintas dengan lancar apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.
Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Kukar menurunkan sekitar 50 personel yang ditempatkan di pos pelayanan terpadu pusat kota. Mereka akan bertugas mengatur lalu lintas, membantu penyeberangan pejalan kaki, serta melakukan pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan di jalan raya.
Selain di pusat Kota Tenggarong, pengamanan lalu lintas juga diperkuat melalui pendirian sejumlah pos pengamanan di beberapa wilayah strategis di Kabupaten Kutai Kartanegara, di antaranya kawasan Samboja, Kilometer 38, hingga Loa Janan. Keberadaan pos-pos tersebut menjadi bagian dari sistem pengamanan terpadu selama periode mudik Lebaran.
Operasi Ketupat Mahakam 2026 sendiri berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus utama pada pengamanan arus mudik, malam takbiran, hingga aktivitas wisata masyarakat setelah Hari Raya Idul Fitri.
Di sisi lain, Fandoli juga menyampaikan bahwa selama bulan Ramadan aktivitas balap liar di sejumlah ruas jalan di Tenggarong terpantau menurun. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan patroli rutin di beberapa titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar, seperti Jalan Pesut, Jalan Timbau, hingga jalur dua Tenggarong–Samarinda.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, kepolisian berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta merayakan Idul Fitri dengan nyaman dan aman.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar seluruh aktivitas selama Ramadan dan Lebaran dapat berjalan tertib, lancar, dan selamat sampai tujuan,” tutupnya.
(Yuliana w)

