Mediasiutama.com, KUTAI KARTANEGARA – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di RT 08 Desa Kedang Murung, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (2/4/2026) sore. Peristiwa ini menghanguskan dua unit rumah tinggal dan satu bangunan sarang walet, sekaligus menguji kesiapsiagaan tim pemadam serta solidaritas masyarakat setempat dalam menghadapi situasi darurat.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, api diduga mulai muncul sekitar pukul 15.00 Wita dan dengan cepat membesar akibat dominasi material bangunan yang terbuat dari kayu. Tiupan angin yang cukup kencang semakin memperparah kondisi, menyebabkan api menjalar dengan agresif ke bangunan di sekitarnya dalam waktu singkat.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Pos Sektor Kota Bangun menerima laporan warga pada pukul 15.15 Wita. Tanpa menunggu lama, tim yang dipimpin langsung Kepala Pos Sektor, Abdi Ratama, segera bergerak menuju lokasi kejadian. Respons cepat tersebut menjadi faktor penting dalam upaya pengendalian api agar tidak meluas ke area permukiman lain yang lebih padat.
Sebanyak 16 personel diterjunkan dengan dukungan satu unit mobil operasional, mesin pompa, serta perlengkapan pemadaman lainnya. Proses pemadaman berlangsung intensif selama hampir satu jam, hingga api berhasil dikendalikan pada pukul 16.04 Wita. Setelah itu, petugas melanjutkan tahap pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Tim akhirnya kembali ke pos pada pukul 16.14 Wita setelah memastikan lokasi benar-benar aman.
Di tengah upaya pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan, terutama akses jalan yang sempit menuju titik kebakaran. Kondisi ini menyulitkan mobilisasi kendaraan dan peralatan pemadam, sehingga membutuhkan koordinasi ekstra dan strategi penanganan yang lebih adaptif.
Data sementara mencatat sebanyak tiga kepala keluarga dengan total sembilan jiwa terdampak dalam kejadian ini. Selain kerugian materiil, satu orang warga dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan.
Kepala Pos Sektor Damkarmatan Kota Bangun, Abdi Ratama, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian api tidak lepas dari sinergi antara petugas, relawan, dan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah penanganan berjalan lancar berkat kerja sama tim serta dukungan relawan dan masyarakat. Meski demikian, kendala akses jalan sempit menjadi tantangan yang perlu menjadi perhatian ke depan,”ujarnya.
Penanganan kebakaran ini turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari relawan Desa Kedang Murung, Kota Bangun Seberang, Dusun Cempaka Sebangkat, Relawan Reaksi, hingga masyarakat setempat dan unsur Muspika Kecamatan Kota Bangun. Kolaborasi lintas elemen ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi bencana di wilayah permukiman.
Sementara itu, Kepala Damkarmatan Kutai Kartanegara, H. Fida Hurasani, S.Sos., turut memberikan apresiasi atas respons cepat dan profesionalitas tim di lapangan. Ia menekankan bahwa kekompakan dan koordinasi yang baik menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak kebakaran, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan dengan bangunan berbahan mudah terbakar. Upaya pencegahan, kesiapan akses darurat, serta edukasi keselamatan menjadi langkah krusial guna mengurangi risiko serupa di masa mendatang.
(Yuliana w)

