April 7, 2026

Kadispora Kutim,Basuki Isnawan

Mediasiutama.com, KUTAI TIMUR — Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Timur tengah mematangkan pengembangan “Si Olga”, sebuah sistem informasi olahraga berbasis digital yang dirancang menghimpun seluruh data, program, serta aktivitas olahraga daerah dalam satu platform terpadu.

Inovasi digital tersebut disiapkan sebagai upaya memperkuat tata kelola data olahraga sekaligus menghadirkan akses informasi yang mudah, terbuka, dan akurat bagi masyarakat, atlet, pelajar, hingga komunitas olahraga, seiring berkembangnya kebutuhan transparansi dan efisiensi layanan publik di bidang kepemudaan dan olahraga.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur, Basuki Isnawan, menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi Si Olga saat ini masih berada pada tahap penyempurnaan sistem serta pengumpulan data dari seluruh cabang olahraga dan pemangku kepentingan terkait.

“Sekarang masih kami benahi dulu, supaya nantinya sistem ini benar-benar berjalan maksimal. Kalau sistemnya sudah siap dan rapi, baru akan kami sampaikan secara luas ke masyarakat,” ujar Basuki saat ditemui di Sangatta belum lama ini.

Ia menjelaskan bahwa Si Olga akan berfungsi sebagai pusat data olahraga daerah yang memuat berbagai informasi penting, mulai dari daftar cabang olahraga, agenda kegiatan pembinaan, hingga profil atlet-atlet Kutai Timur yang telah menorehkan prestasi di tingkat daerah maupun nasional.

“Nanti semua informasi yang berkaitan dengan olahraga akan ada di dalam satu sistem, sehingga ketika orang ingin tahu soal olahraga Kutai Timur, tinggal membuka Si Olga saja,” jelasnya dengan nada optimistis.

Basuki menegaskan bahwa keberadaan aplikasi ini merupakan bagian dari komitmen Dispora Kutai Timur dalam membangun sistem informasi olahraga yang terintegrasi dan transparan, sehingga semua pihak dapat memperoleh gambaran utuh tentang perkembangan dunia olahraga di daerah.

“Siapa pun bisa mengakses, karena ini kepentingan kita bersama. Dengan sistem ini, kita bisa mengetahui cabang olahraga apa saja yang ada dan seperti apa potensi atlet-atlet yang kita miliki,” ungkapnya.

Menariknya, Si Olga tidak hanya dirancang untuk bisa diakses secara daring melalui jaringan internet, tetapi juga disiapkan dalam format luring agar tetap bisa dimanfaatkan ketika akses internet terbatas.

“Makanya sekarang saya lagi persiapkan perangkatnya. Nanti di kantor Dispora akan kita siapkan komputer, khususnya di ruang lobi, supaya masyarakat yang datang bisa langsung mencoba membuka sistem ini,” terangnya.

Ia menambahkan, gagasan pengembangan sistem informasi olahraga ini lahir dari keinginannya menghadirkan kemudahan akses data secara cepat dan akurat, tanpa harus membuka berkas atau laporan manual yang memakan waktu.

“Dasarnya memang keinginan saya supaya begitu kita klik informasi olahraga, semua data sudah langsung terbuka dan bisa kita ketahui secara menyeluruh,” katanya.

Menurut Basuki, kehadiran Si Olga diharapkan mampu meningkatkan perencanaan program pembinaan olahraga, karena data yang tersaji dapat menjadi landasan dalam pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berbasis kondisi riil lapangan.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejauh ini belum ada kabupaten atau kota lain di Kalimantan Timur yang mengembangkan sistem informasi olahraga dengan konsep serupa, sehingga Kutai Timur berpeluang menjadi pelopor digitalisasi data olahraga di tingkat kabupaten.

“Kalau yang saya tahu, teman-teman di kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur belum ada yang mengarah ke sini. Makanya kita mulai duluan supaya Kutai Timur bisa jadi percontohan,” tegasnya.

Dengan hadirnya Si Olga, Dispora Kutai Timur berharap pengelolaan olahraga daerah semakin profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mendorong tumbuhnya minat masyarakat untuk terlibat aktif dalam dunia olahraga.(Adv/Diskominfo Staper Kutim)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *